Sabtu, 02 Juli 2011

playful kiss ~ melting all the time

Halo !

Akhirnya setelah lama saya ngga nonton film korea, saya nonton lagi. Kali ini judulnya Playful Kiss, atau di Indosiar, judulnya jadi Naughty Kiss dan di download-an youtube namanya Mischievous Kiss. Macem-macem ya. Tapi semua nama ini ceritanya sama kok, saduran komik Itazurana Kiss versi Jepang yang kalau engga salah ada komiknya dan sekarang dibuat versi Koreanya dengan amat sangat bagus sekali.

Sinopsis singkat ceritanya begini.

Oh Ha Ni, si tokoh utama, karakternya rada-rada mirip Shin Chae Kyeong yang di perankan Yoon Eun Hye di film Princess Hours. Tapi ya si Oh Ha Ni ini orangnya lebih bodoh dan lebih enggak bisa apa-apa. Ha Ni juga konyol, tapi orangnya ceria banget. Pemeran Oh Ha Ni juga menurut saya cocok banget sama karakternya yang mungkin diceritakan enggak terlalu cantik. Oh Ha Ni nya memang nggak terlalu cantik tapi kalo lama-lama diliat manis dan imut juga. Kata temen saya, kakinya buntet, makanya dia selalu pake rok pendek. 

Seperti biasa, Oh Ha Ni ini suka sama cowok yang super perfect bernama Baek Seung Jo. Super cakep, IQ diatas 200, bisa melakukan segala hal, kaya, pokoknya sempurna banget deh. Ibaratnya Seung Jo itu kebalikannya Ha Ni banget.

Nah, Ha Ni akhirnya mengirimkan surat cinta buat Seung Jo, tapi hasilnya, Seung Jo malah ngebalikin surat cinta yang udah ditulisnya itu dengan pembetulan-pembetulan grammar - nya, terus dinilai D- !
Konfliknya belum sampai disitu. Ha Ni yang tinggal bareng ayahnya, kena musibah, rumahnya kena gempa dan tsunami. Ha Ni akhirnya terpaksa tinggal dirumah sahabatnya. Dan ternyata, sahabat nya itu adalah ayahnya Seung Jo !

Dimulailah kisah konyolnya Ha Ni yang tinggal serumah sama Seung Jo. Mulai dari ibunya Seung Jo yang girang banget karena Ha Ni tinggal di rumahnya, dan berusaha menjodoh-jodohkan Ha Ni dengan Seung Jo. Seung Jo yang galak bin jutek tapi sering bikin lumer sama Ha Ni, cerita-ceritanya Ha Ni berusaha mati-matian menembus dari rengking terbawah ke 50 besar ataupun cerita konyol Bong Jun Goo, temennya Ha Ni yang rambutnya klimis ala superman - yang dibilang kaya sungut kecoa sama bapaknya Hani yang berusaha banget supaya diperhatiin Ha Ni yang cuma ngeliat Seung Jo. 

Dalam cerita ini, meskipun Ha Ni orangnya bodoh banget, dia adalah orang yang pantang menyerah kalau berusaha. Menurut saya, ini nilai moral dari film itu selain karena pembawaan filmnya yang luar biasa lucu dan sukses bikin ngakak. Contohnya saat dia bisa menembus 50 besar, waktu Ha Ni bisa menembus Parang University karena pengen bareng-bareng sama Seung Jo, dan waktu Ha Ni pengen pindah jurusan ke jurusan keperawatan karena Seung Jo juga mau pindah ke jurusan kedokteran. 

Tapi cerita lucunya ini ngga a whole story sih. Ada bagian-bagian yang bikin sedih, terutama setelah Ha Ni dan Seung Jo sama-sama masuk ke Parang University dan disana Seung Jo ketemu sama Seung Jo versi wanita bernama Yoon He Ra. Sama-sama cantik, pinter, kaya, dan satu pikiran sama Seung Jo. Pokoknya mereka klop banget deh. Cerita-cerita sedih nya ya paling seputar Ha Ni yang jealous sama He Ra. Misalnya waktu He Ra ikutan kerja part time bareng Seung Jo di sebuah restoran dan sama-sama ngajar bimbel anak yang mau masuk Parang University. Dan klimaksnya adalah ketika Seung Jo harus menggantikan ayahnya yang kena serangan jantung waktu Seung Jo bilang pengen pindah ke jurusan kedokteran. Saat Seung Jo menggantikan posisi ayahnya sebagai direktur perusahaan game, Seung Jo bertemu dengan orang yang mau investasi asalkan Seung Jo mau dijodohin sama anaknya, yang ternyata adalah Yoon He Ra !

Yang bikin Ha Ni sedih adalah bukan perjodohan itu, tapi Seung Jo yang keliatan suka sama He Ra. Sampe dua episode, Ha Ni bersedih-sedih ria karena Seung Jo dan He Ra. Ha Ni juga sempat mau dilamar sama Jun Goo pokoknya pas Ha Ni udah hopeless banget deh, eh yaaa begitulah tau sendiri endingnya film Korea, Seung Jo nya ngelamar Ha Ni di depan orang tuanya.

Belum selesai disitu, ketika bulan madu pun, masih ada aja yang ngegangguin Seung Jo, saking sempurnanya dia. Sampai-sampai bulan madu mereka kacau gara-gara diganggu sama perempuan genit yang nginep satu hotel dengan mereka. Tapi ujung-ujungnya, well, mereka baikan ^^ that's what I love from Korean Drama, they always make it simple and sweet, everything is fit, not over sweet or over vulgar. 

Selain itu, setelah drama ini selesai , ada tambahan episode yang nggak kalah manisnya, yaitu Playful Kiss special edition ! Di special edition itu, diulas cerita-cerita tentang Ha Ni dan Seung Jo yang udah nikah tapi tetep so sweeeeettt hahahhaa

You have to watch it ! This drama makes me melt a LOT !

Kamis, 23 Juni 2011

A Knight's Tale


Halo.

Maaf ya atas kelalaian saya nge post di blog saya ini. Maklum, baru ketemu sodaranya blog, yap, apalagi kalau bukan Tumblr. 

Padahal minggu ini banyak banget hal yang menarik perhatian saya.
Pertama adalah saya baru pertama kali nonton Music and Lyrics yang dibintangin Hugh Grant dan Drew Barrymore. Sayangnya saya nggak nonton dari awal, paling paling saya cuma nonton 30 persen terakhirnya. Tapi untungnya saya masih sempet mendengar lagu-lagu andalan di film itu, antara lain Don't Write Me Off yang dinyanyikan oleh Hugh Grant dan lagu Way Back Into Love yang dinyanyiin dua versi. Pertama, versi Hugh Grant feat Drew Barrymore ( Nggak sangka ternyata dia bisa nyanyi juga!) dan versi satunya lagi yaitu Hugh Grant feat Halley Bennett yang di film itu berperan sebagai superstar bernama Cora. Well, Haley Bennet bener-bener berwajah Barbie. She has a marble alike face and sooo ... Barbish ! 

Film kedua yang menarik perhatian saya kemarin adalah...
Jeng jeng jeng

A KNIGHT'S TALE 

Pertamanya saya sangka ini film silat-silat Cina yang suka diputer malem-malem gitu. Tapi waktu opening filmnya, kok ada nama Heath Ledger dan saya merasa familiar dengan nama ini. Yaudah tuh saya nonton aja. Kebetulan banget setting film nya adalah di European Medieval Era , yang baju-bajunya dan pemandangannya enak banget dilihat.


Pertama nya sih saya memandang sebelah mata Heath Ledger yang berperan sebagai William Thatcher ini ( I was wondering if there's any relation between this William Thatcher an Margaret Thatcher - the Prime Minister of UK , the iron lady ). Film ini dimulai dengan perkenalan mengenai sejenis permainan yang sangat populer waktu itu, sejenis mainan adu tombak. Tapi permainan ini hanya bisa diikuti oleh bangsawan aja, misalnya orang-orang dengan gelar Sir, Lord, dan sebagainya lah. Jadi si William ini bersama dua temannya, yaitu Wat dan Roland adalah pembantu dari seorang pemain adu tombak yaitu Sir Ector. Waktu ada kompetisi adu tombak ini, dan Sir Ector sudah mengumpulkan 3 poin (ibaratnya udah masuk final) Sir Ector nya ini malah mati. Maka ketiga pembantunya ini pun terancam nggak bisa makan. Akhirnya William mengajukan diri untuk menggantikan Sir Ector bermain.


Awalnya kedua temannya nggak percaya kalau William yang nggak berpengalaman ini bisa main adu tombak. Tapi di luar dugaan, ternyata William berhasil mengalahkan lawannya ! Ia pun akhirnya mendapatkan 15 keping koin emas.

Ketika William membagi-bagikan koin emasnya pada kedua temannya, tiba-tiba terlintas dibenaknya untuk terus bermain adu tombak. Otomatis dia harus memalsukan identitasnya, karena dia itu bukan bangsawan. Pas dia lagi bingung memikirkan gimana caranya, Ia bertemu dengan seorang laki-laki telanjang di jalan yang bernama Geoffrey Chaucher atau biasa dipanggil Geoff. Ternyata Geoff ini profesinya adalah sebagai penulis, penyair, dan pembuat surat kebangsawanan lah istilahnya. Geoff akhirnya setuju untuk membuatkan William identitas baru sebagai bangsawan yang bernama Sir Ulrich von Liechtenstein dari Gelderland. 
Awalnya temen-temennya dia nggak setuju, tapi akhirnya mereka mau juga membantu William latihan. Awalnya William masih kelihatan payah , tapi lama-lama Ia makin bagus. Jadilah Ia mengikuti turnamen itu di dua cabang, yaitu cabang adu pedang dan adu tombak.

Jocelyn

Nah, saat itulah William bertemu dengan seorang gadis bangsawan yang supercantik bernama Jocelyn. Eh enggak deng, pertamanya Jocelyn nggak ngasih tau nama dia dulu. Lama-lama si Jocelyn nya ini tertarik juga dan akhirnya ngasih tau William namanya lewat pembantunya. 

Lord Adhemar the Evil
Tepi William ternyata punya saingan dalam merebut hati Jocelyn. Namanya adalah Lord Adhemar, kalau nggak salah dia itu diceritakan sebagai Lord dari Perancis. Adhemar ini nyebelin banget deh orangnya. Sombong dan suka meremehkan. Yah mungkin gara-gara Adhemar sirik sih sama William karena Jocelyn lebih tertarik sama William. Oh iya, saat ini nama William udah bukan William lagi, tapi dia menggunakan identitas barunya sebagai Sir Ulrich.

Ketika bertarung di final, kebetulan William ini bertanding dengan Adhemar. William, yang sebelumnya udah dipermalukan Adhemar karena diledek baju zirah dan perisainya, akhirnya ngotot ingin mengalahkan Adhemar. Tapi sayangnya, William kalah oleh Adhemar sehingga William cuma memenangkan perlombaan di cabang adu pedang aja. 

Sir Thomas Colvill a.k.a Edward, The Black Prince
Karena dendam kesumatnya pada Adhemar, akhirnya William mengikuti kompetisi di tempat lain dengan harapan dia bakalan bertemu dengan Adhemar lagi dan mengalahkannya. Pada kompetisi kali itu, William akhirnya bisa melihat Adhemar bertanding melawan Sir Thomas Colvill , tapi tiba-tiba Adhemar memutuskan untuk mundur. Selidik punya selidik, ternyata Sir Thomas Colvill ini adalah Edward the black prince yang merupakan seorang putera mahkota kerajaan Inggris. Makanya Adhemar mengalah. Tapi lawan selanjutnya Sir Thomas Colvill ini adalah William sendiri. Geoff yang baru mengetahui hal ini udah siap-siap memasangkan bendera putih tanda mengalah di lambangnya Sir Ulrich . Sir Colvill nya ini udah males aja liatnya karena dia nggak jadi tanding lagi karena ada yang mengetahui identitasnya yang sebenarnya. Tapi di luar dugaan, William maju bertanding melawan Colvill. Sir Colvill pun bertarung dengan senang hati meskipun akhirnya Colvill kalah. Sebelum Colvill membuka topengnya, William udah bilang sendiri kalau dia tahu kalau Colvill itu adalah the Black Prince , makanya Colvill senang banget ada yang mau bertarung dengannya meskipun udah tau identitasnya. 


Akhirnya William terus menang di setiap kompetisi , karena berharap bakalan ketemu sama Adhemar. Tapi ternyata Adhemar sedang ditugaskan untuk berperang jadi dia nggak ikutan kompetisi. Di sisi lain, hubungan William dan Jocelyn pun semakin baik. Meskipun saat itu William pun masih merahasiakan identitasnya dari Jocelyn. Sampai suatu saat , Jocelyn meminta William untuk mengalah,, meskipun William nggak mau tapi dia tetap mengalah. Mana kalahnya banyak lagi. Pas William udah kalah, Jocelyn malah meminta William untuk nggak kalah lagi di setiap kompetisi. 

Sebelum dansa sama Jocelyn, William ini berlatih mati matian dulu sama temennya

Sebelum bertarung, William kemudian mem-flashback kenangannya saat pertama kali ayahnya 'memberikannya' pada Sir Ector. Ayahnya bilang kalau dia bisa mengganti bintangnya (mungkin bisa mengganti takdirnya) karena saat Ia menonton pertandingan adu tombak waktu masih kecil, dia nanya sama ayahnya. " Bisakah nanti aku ikut bertanding?" dan ayahnya bilang bisa, malah diketawain sama orang-orang. Katanya merubah nasib seorang anak pemasang atap menjadi bangsawan itu sama artinya mengubah orang jadi binatang. Tapi ayahnya bilang nggak ada yang nggak mungkin. 
Dari kenangan itu William kemudian mengunjungi kampung halamannya di Cheapside atau Cheapville yang belum pernah dia kunjungi sejak dibawa Sir Ector dulu. Sekarang Ia udah terkenal. Ia menanyakan alamat rumah ayahnya pada seorang anak kecil. Anak kecil itu menunjukkan rumahnya dan bilang kalau John Thatcher, ayahnya, sekarang buta. 

Sedih banget melihat pertemuan William dengan ayahnya. Ayahnya seneng banget waktu mengetahui sekarang William sudah menjadi Sir, dan Ia pun mendengar nama 'bangsawan' anaknya, Sir Ulrich banyak dibicarakan orang-orang meskipun dia nggak bisa lihat. Sedang asyik ngobrol tiba-tiba rumah mereka bocor dan William keluar untuk memperbaiki kebocoran atapnya. Ia tidak mengira kalau diluar ternyata ada Adhemar yang mengikutinya.

Keesokan harinya, ketika mau bertanding sama Adhemar, William malah ditangkap. Jocelyn pun merasa dibohongi. Dan hubungan bagi orang yang memalsukan identitasnya adalah dihukum pancung atau gantung gitu. William pun dicerca sama masyarakat yang dulu mengelu-elu kannya. Dilemparin sayuran lah, apalah.Mana sebelumnya juga Adhemar diam-diam memukulinya pula. Tapi ketika tiba saat pengeksekusian, dua pria bertudung yang ternyata adalah Sir Thomas Colvill alias the Black Ptrince membuka tudungnya. Orang-orang langsung terpana. Colvill kemudian menghentikan proses eksekusi, kemudian menyuruh William membungkuk. William pun diangkat menjadi seorang Sir oleh Colvill , dan Ia disuruh bertanding melawan Adhemar.
Tombaknya diiket di tangan loh saudara saudara! Ngga pake baju zirah lagi

Tapi bukan Adhemar namanya kalau nggak licik. Ia kemudian menyembunyikan ujung tombak yang runcing di tombak miliknya. Akhirnya pada saat bertanding, Adhemar berhasil melukai William dua babak. Adhemar udah merasa menang aja. Soalnya William ini butuh nilai penuh dengan menjatuhkan Adhemar dari kuda kalau mau menang. Akhirnya William melepaskan baju zirahnya dan mengikatkan tombak pada tangannya karena udah nggak kuat mengangkatnya. Bersamaan dengan itu, William melihat Jocelyn mengantarkan ayahnya menonton pertandingan. Semangat William pun bertambah. Tanpa baju zirah pelindung dan tombak yang diikat, Ia berhasil menatuhkan Adhemar dari kudanya...

Begitulah kira-kira sinopsis ceritanya. Ceritanya bagus, tapi mungkin saya aja yang nggak bisa menceritakan ya. Hehehe mending nonton aja filmnya langsung. nggak rugi !


Selasa, 03 Mei 2011

Enam istri King Henry VIII

Halo
Setelah selesai nyalin catetan manajemen pemasaran dan statistika, here we go. Time to refresh my brain !
Nggak tahu kenapa, mungkin dampak dari Royal Wedding Fever, saya lagi suka banget sama sejarahnya Inggris. Dari dulu saya suka sejarah banget banget sih, coba kalau ortu saya engga ngelarang, pasti saya udah di jurusan Sejarah sekarang. Tapi apa daya, jurusan Sejarah memang seringkali dipandang sebelah mata sama orang Indonesia, termasuk ayah saya. Padahal menurut saya, sejarah itu bukan 'cuma' sejarah. Sejarah itu menurut saya sesuatu yang besar, yang harus dipelajari supaya orang-orang tahu kebenarannya. Meskipun ada ungkapan sih, kalau sejarah itu selalu ditulis oleh pihak yang menang..

Cukup sudah basa basinya. I want to let my mind out about this person.
Yes, he is...
King Henry VIII

 
King Henry VIII


Sebenarnya dia cuma satu dari sekian banyak Raja yang pernah memerintah Inggris, yang punya banyak cerita yang mirip-mirip sinetron. Tapi kenapa saya milih Raja Henry ke-VIII ini? Mungkin dia nggak setenar Napoleon Bonaparte atau Julius Caesar. Tapi , ya dia punya kisah menarik aja buat diceritain. Yaitu tentang istri-istrinya.

Menurut saya sih, si King Henry VIII ini nggak ganteng-ganteng banget. Apa karena fotonya udah tua ya? Nggak tah deh. Tapi , ya... mungkin karena dia Raja ya, jadi banyak yang mau sama dia. Meskipun dari segi tampang masih cakepan Prince Andrea Casiraghi of Monaco , haha ya iyalah. Lihat aja perbandingannya dibawah ini.

Tapi soal istri, King Henry ini jagonya.

Catherine of Aragon - Catalina de Aragon

Istri pertama King Henry VIII adalah seorang perempuan Spanyol yang bernama Catherine of Aragon, atau dalam bahasa Spanyol. Catalina de Aragon. Pertamanya, Catherine of Aragon ini adalah istrinya kakak Henry yang bernama Arthur. Arthur meninggal, dan kemudian Henry lah yang menikahi janda kakaknya ini. Menurut berita yang tersiar, Henry ini memang bener-bener mencintai sang ratunya. Hal ini terbukti dari king Henry membuatkannya lagu, surat, maupun pernyataan publik dan banyak lagi. Akhirnya Queen Catherine ini melahirkan seorang puteri yang dinamakan Mary (nantinya Mary ini akan menjadi Queen Mary I).Sebenarnya si Queen Catherine of Aragon ini pernah melahirkan seorang anak laki-laki yang dinamakan Henry juga. Tapi baru 52 hari dia hidup, kemudian anaknya ini meninggal. Setelah si King Henry ini jatuh cinta sama istri keduanya, Anne Boleyn, makin menderita aja hidupnya Catherine of Aragon. Pokoknya pernikahannya dianggap tidak sah sama seorang Paus. Padahal jelas-jelas pernikahannya itu sah, atas perminataan Henry VII , ayahnya Henry VIII. Jadi waktu itu Catherine of Aragon cuma sempat hidup enam bulan sama kakaknya Henry yang bernama Arthur itu. Ketika Arthur meninggal, ayah mereka , mungkin karena udah terlanjur suka sama puteri dari King Ferdinand dan Queen Isabella dari Spanyol ini, akhirnya sang Raja nikahin anak keduanya yang dianggep lebih sehat, ya si King Henry VIII ini.


Disamping Catherine of Aragon nggak juga memberikan keturunan laki-laki untuk Henry, akhirnya sang Raja pun terlibat affair dengan keponakannya Duke of Norfolk, yaitu Boleyn Sisters. Mungkin nggak asing ya, buat yang udah pernah nonton The Other Boleyn Girl yang diperanin sama Scarlett Johanson dan Natalie Portman itu.

Jadi pada awalnya, Duke of Norfolk, Thomas Howard, yang merupakan paman dari Mary dan Anne Boleyn ini 'mengajukan' salah satu keponakannya untuk diperistri oleh sang Raja demi meningkatkan martabat keluarga mereka. Ayah Mary dan Anne yang bernama Thomas Boleyn sih iya-iya aja. Pertamanya, yang mau dicomblangin sama King Hnery VIII ini adalah Anne Boleyn, adiknya Mary. Kalo Mary itu kan semacam wanita yang pendiem dan penurut, nah kalo Anne itu kebalikannya. Dia itu agak-agak tomboy gimana gitu lah. Nah, tapi sayangnya takdir berkata lain (asikk). Rencana pencomblangan Anne dan Henry malah gagal karena Henry malah terpesona dengan Mary Boleyn, kakak Anne yang notabene udah punya suami. Si Mary ini akhirnya diminta sama Raja. Kalau ngga salah sih suaminya juga ikut dibawa ke istana. Tapi keluarga Boleyn ngerti lah, maksudnya dibawa ke Istana itu gimana. Jadi si Mary ini mau dijadiin selirnya gitu. Karena yang mintanya Raja, akhirnya diterima tuh penawarannya, Mary Boleyn dibawa ke Istana. Sedangkan si Anne Boleyn ini di'buang' ke Perancis oleh keluarganya. Thomas Boleyn, ayah mereka langsung punya gelar Earl dan si Duke of Norfolk itu gelarnya jadi Viscount. Nah yang mereka nggak tahu, Anne sebetulnya marah sama Mary karena merasa kakaknya telah merebut sang Raja darinya.


Mary Boleyn


Akhirnya Mary pun diboyong ke Istana. Tapi Queen Catherine of Aragon ini masih ada di Istana juga ya. Sampai akhirnya Mary Boleyn hamil, sayangnya kandungannya lemah. Jadi Mary Boleyn ini semacam 'dipingit' lah. Pemingitan Mary bikin Duke of Norfolk ketar-ketir, soalnya dia tahu kalau Raja itu nggak tahan kalau nggak main perempuan. Akhirnya dipanggil lagi deh tuh si Anne Boleyn dari Perancis buat 'menghibur' sang Raja. Sementara si kakaknya, Mary Boleyn lagi sakit, eh si King Henry VIII ini malah beneran suka sama Anne. Anne sendiri udah nggak sepolos dulu. Anne yang sekarang jauh lebih pintar dan licik. Dia akhirnya berhasil bikin si king Henry ini penasaran sama dia. Henry kemudian menghadiahi Anne Boleyn perhiasan, tapi kemudian sama Anne dibalikin lagi perhiasannya. She really made the King got him on his knees - kaya lagunya the click five. Sang Raja juga sering mengiriminya surat cinta, tercatat ada 17 surat cinta dari King Henry buat Anne Boleyn yang sampai sekarang masih tersimpan di museum Venezia. Pokoknya si Anne Boleyn ini nggak mau cuma dijadikan selirnya sama Raja. Kan Raja cuma boleh punya satu istri dan istri sahnya sang Raja saat itu masih Catherine of Aragon. Akhirnya Anne Boleyn ini hamil. Henry dan Anne kemudian nikah secara diam-diam. Nah, mengenai Queen Catherine of Aragon, Henry dengan enaknya menganggap pernikahannya dengan Catherine of Aragon itu nggak sah.

Catherine of Aragon akhirnya di'buang' dari istana. Ia dipisahkan dari anaknya, pada akhir hayatnya, Catherine of Aragon tinggal di sebuah menara atau semacam istana yang nggak keurus gitu, terus pelayannya juga sedikit. Meskipun begitu, Catherine of Aragon ini nggak pernah mengeluh dengan keadaannya. Akhirnya di menara itu, Catherine of Aragon pun meninggal.Meninggalnya Catherina of Aragon ini pun nggak sebagai Queen Consort of Wales, tapi sebagai Princess Dowager - Puteri Janda karena dianggap pernikahannya dengan Henry VIII dianulir. 


Anne Boleyn


Sementara itu di istana, persiapan kelahiran Anne Boleyn pun dipersiapkan. Saat itu Anne Boleyn telah diangkat menjadi Queen Consort of England. Sebelum kelahirannya,  mereka udah milih-milih nama. Kemungkinan mereka bakal ngasih nama prince Arthur atau prince Henry pada anaknya si Anne Boleyn itu. Waktu lahir.... jeng jeng jeng.... ternyata anaknya perempuan ! Anaknya itu dikasih nama Elizabeth I. Anne kemudian hamil lagi dua kali tapi dua duanya keguguran. Akhirnya si King Henry VIII itu bosen , dan mulai terpikat sama cewek lain. Jane Seymour.

Nah, sementara itu si Anne Boleyn ini nggak kehilangan akal. Tadinya, supaya dapet anak laki-laki dia mau berhubungan sama George Boleyn yang nggak lain adalah adiknya sendiri. Tapi hubungan itu nggak jadi soalnya George nya nggak mau. Tapi sayangnya, ada orang yang melihat kejadian ini kemudian melaporkannya sama Raja. Orang itu adalah Jane Seymour. Nah, akhirnya mereka berdua pun di hukum pancung.

Jane Seymour

Muncullah tokoh baru bernama Jane Seymour ini. Jane Seymour adalah pelayan Catherine of Aragon dan Anne Boleyn. Sampai akhirnya suatu hari raja menginap di rumah keluarga Seymour dan mungkin untuk pertama kalinya lah sang Raja terpesona sama Jane Seymour ini. Waktu itu dia masih sama Anne Boleyn. Jane Seymour adalah seorang gadis yang tenang dan lembut, mungkin inilah yang bikin sang Raja jatuh cinta. Jane juga kelihatannya 'polos' tentang politik kerajaan. Akhirnya, dalam 24 jam setelah Anne Boleyn dipenggal, sang Raja menikah dengan Jane Seymour ini. Tapi Raja nggak serta merta memberikan gelar Queen Consort buat Jane Seymour ini. Mungkin karena pengalaman sebelumnya, Henry VIII mengangkat Ratu-ratu yang nggak bisa melahirkan anak laki-laki. Jadi dia pengen Jane Seymour ini bisa enggak menghasilkan anak alki-laki untuknya.

Akhirnya Jane Seymour pun mengandung. Ketika lahir, ternyata anaknya laki-laki. Anaknya langsung diberi nama Edward VI. Nah, ketika lahir, Mary, anaknya Catherine of Aragon menjadi ibu baptisnya begitu juga dengan Elizabeth I, anaknya Anne Boleyn. Sayangnya, setelah dua minggu kelahiran anak laki-lakinya, Jane Seymour pun meninggal setelah sempat menghadiri upacara pembaptisan anaknya dengan kondisi tubuhnya yang lemah. Konon, Jane Seymour ini merupakan istri favoritnya King Henry VIII jadi Raja pun dikubur disebelah Jane Seymour ketika meninggal.

Dua tahun lamanya, King Henry VIII masih dalam suasana berduka setelah kematian Jane Seymour. Tapi setelah dua tahun, rupanya sang raja nggak tahan menjomblo. Ia pun mengirimkan pasukannya untuk mencari kandidat yang tepat buat istri barunya ke seluruh dataran Eropa. Dia juga mengirimkan pelukis untuk melukiskan wajah wajah calon kadidat istrinya ini. Nama pelukisnya itu Hans Holbein

Waktu Hans Holbein ini berkelana, dia menemukan kakak beradik Cleves. Amelia dan Anne of Cleves. Nah, Holbein ini menganggap kalo keluarga Cleves adalah sekutu potensial buat ... apa ya namanya ? bersekutu untuk revolusi gereja gitu lah. Kalau enggak salah si Holbein ini bekerja sama dengan Thomas Cromwell.  Tapi di sumber lain juga mengatakan bahwa , gosipnya, Anne of Cleves itu cantiknya seperti matahari keemasan semacam itulah. Terus pas Holbein ini mau lihat wajahnya tuh selalu dipersulit gitu lah sampai akhirnya Holbein melukis seadanya. Akhirnya sang Raja pun tertarik sama 'lukisan' gadis cantik itu. King Henry pun menandatangani persetujuan pernikahan mereka.

Anne of Cleves - the Flander's Mare
 
Akhirnya ketemu lah tuh King Henry VIII sama Anne of Cleves. Dan ternyata, pas raja ketemu sama Anne of Cleves, wajahnya buruk rupa. Belum sampai situ kekecewaan sang Raja, ternyata Anne of Cleves itu sama sekali nggak tahu tradisi yang ada di kerajaan Inggris. Waktu pertama kali Raja melihat Anne of Cleves, Anne of Cleves itu sedang memandang keluar jendela. Pas rajanya dateng, dia cuma nengok sebentar terus memandang keluar jendela lagi alias nyuekin sang raja. Pengetahuan Anne of Cleves tentang Inggris rupanya buruk banget. Anne juga tidak begitu fasih berbahasa Inggris. Komunikasi mereka berdua dibantu oleh seorang translator. Terlebih lagi Raja pun terpikat oleh Kathryn Howard yang masih muda. Akhirnya cuma bertahan 6 bulan, mereka pun bercerai.

Anne of Cleves ini kemudian diberikan gelar sebagai King's Sister untuk penghormatan. Dibalik itu sendiri, king Henry VIII menjulukinya the Flanders Mare yang artinya ratu yang berwajah seperti kuda. Tapi belakangan diketahui bahwa frasa the Flanders Mare itu bukanlah julukan dari King Henry VIII melainkan dari seorang ahli sejarah bernama Bishop Gilbert Burnett. Anne sendiri cukup pintar untuk nggak 'berpolitik' seperti pendahulunya, Anne Boleyn. Jadi dia iya iya aja begitu dikasih Haver Castle, yang dulunya merupakan rumahnya Anne Boleyn. Tapi kemudian si Anne of Cleves ini jadi teman baiknya raja dan anak-anaknya.

Kathryn Howard
 
Kathryn Howard, istri kelima King Henry VIII keponakannya Thomas Howard, Duke of Norfolk. Merasa Deja Vu sama nama ini ? Yap, Thomas Howard alias Duke of Norfolk ini adalah pamannya Mary dan Anne Boleyn yang dulu pernah ada affair sama Raja. Ternyata Duke of Norfolk ini belum puas juga mengajukan keponakannya untuk naik derajat, sekarang giliran keponakannya yang lain. , Kathryn Howard. Lagi-lagi si pamannya si Kathryn Howard ini, Thomas Howard, menganggap bahwa kegagalan pernikahan Raja  yang sebelumnya, sama Anne of Cleves itu salah satu alesan buat mendiskreditkan pesaingnya, yaitu si Thomas Cromwell. Akhirnya sang Raja pun menikah 16 hari setelah perceraiannya dengan Anne of Cleves. 

Waktu itu King Henry VIII udah berumur 49 tahun sedangkan Kathryn umurnya baru 19 tahun. Raja terpikat banget sama semangat anak mudanya Kathryn ini. Bahkan Raja sendiri yang memberikan julukan 'A Rose without thorn' alias Mawar tanpa duri dan 'very jewel of womanhood' saking si Kathryn ini bisa membangkitkan semangat hidup sang Raja lagi.

Tapi Kathryn tetaplah cewek biasa. Karena umurnya masih muda, dia pun mencari seseorang yang tampan yang seusia dengannya. Maklum, Kathryn kan kayanya lebih cocok jadi anaknya King Henry VIII ketimbang istrinya. Tapi meskipun si Kathryn ini cuma flirting flirting doang, tetap aja hal ini membahayakan posisinya sebagai seorang Ratu. Dua tahun setelah pernikahannya, akhirnya seorang Archbishop Craner punya bukti untuk melaporkan sang Ratu pada Raja. Awalnya King Henry VIII nggak percaya. Tapi nggak tahu gimana akhirnya king Henry ini malah percaya sama orang-orang. Akhrnya Kathryn Howard dibunuh dengan tuduhan perselingkuhan dengan Thomas Culpepper. 

Waktu Archbishop Craner mengadu sama King Henry VIII tentang peselingkuhan Kathryn Howard, pamannya yang tak lain dan tak bukan adalah Thomas Howard, Duke of Norfolk malah berbalik mengkhianatinya. Tadinya kan si Kathryn ini diagung-agungkan sama si Duke of Norfolk. Tapi waktu Archbishop Craner mengadu, si Duke of Norfolk ini malah manas-manasin, "Bakar saja dia!" semacam kaya gitu. Akhirnya jadilah Kathryn Howard dipenggal depan majelis kerajaan. Sebelum meninggal. kabarnya Kathryn sempat bilang " I die a queen, but would rather die a wife of culpepper" 


Katherine Parr

Istri terakhir sang Raja adalah Katherine Parr. Dia sudah pernah menikah dua kali sebelum jadi istri Henry ini. Yang pertama pernikahannya dengan Lord Borough, Edward. Pernikahan keduanya adalah dengan John Neville, Lord Latimer. Tapi kedua suaminya itu udah meninggal waktu raja mempersuntingnya.

Ketika Raja melamarnya, sebenarnya Katherine Parr ini lagi dekat sama Thomas Seymour. Nah, nama Seymour diungkit lagi disini. Thomas Seymour ini adalah kakak nya Jane Seymour, istri Henry sebelumnya yang meninggal setelah melahirkan Edward. Tapi karena dia merasa 'berkewajiban' untuk memenuhi keinginan Raja, akhirnya diterima lah sang Raja dan akhirnya merekapun menikah.

Mereka hidup adem ayem tuh sampai akhirnya King Henry VIII menutup mata. Setelah King Henry meninggal, akhirnya Katherine Parr pun menikah dengan Thomas Seymour, laki-laki pilihannya waktu itu.

Menarik banget ya sejarahnya ? Sayangnya namanya itu itu aja. Kalau enggak Katherine, Henry, Edward, Thomas, Elizabeth, Mary dan Anne. Bahkan nama David atau Peter enggak ada disini. Begitulah cerita tentang istri-istri King Henry VIII.


Minggu, 01 Mei 2011

smoothing poni

Halo semua
Hari Rabu yang lalu saya melakukan sebuah manuver ekstrim buat rambut saya. Coba tebak apa ? 
Yepp.... Smoothing poni. 
Poninya doang lho, catet, cuma poni.

Habis saya suka kesel sama rambut saya , terutama poninya. Keriting belakangnya sih saya suka, toh saya juga nggak terlalu suka rambut yang lurus-lurus amat. Yaudah jadi poninya aja yang saya smoothing. Lagian saya capek juga, setiap mau pergi saya harus catok. Akhirnya rambut saya jadi keriting kaku gitu deh poninya. Enggak tahu memang karena rambut saya nya yang begitu atau karena dipanasin terus-terusan pake alat catok yah. Yang jelas, I never had a great hair day after I woke up.

Kemarin saya ngabisin uang 40 ribu untuk smoothing poni. Nggak di salon yang bagus sih . Nama salonnya itu kalo ga salah Pink Salon , di daerah Tembalang, Semarang. Untuk salon ini, ya.... 80 persen recommended lah. Tempatnya memang nggak terlalu luas dan mewah. Tapi kapsternya pada terampil dan banyak. Waktu saya smoothing aja, waktu pengolesan obat dan waktu peresapannya dijadwal banget sampe menit-menitnya dan ngga ada istilah pembulatan jam. Biasanya kan orang kalau mestinya selesai jam 11 lewat dua menit tuh dibilang aja jam 11 gitu tapi disitu enggak. 

Oh iya, sebelum di smoothing itu saya ditanya belahan rambutnya gimana. Tapi saya juga bingung, sebenernya kan saya pake poni depan. Arah sisirannya kayanya cuma saya yang tau deh habis saya nyiptain sendiri pola sisiran kaya gitu. Tapi karena ternyata poni saya udah panjang banget, akhirnya saya bilang poni miring. Terus saya dikasih sisir deh buat nyisir sendiri.

Setelah dikeringin kan keliatan tuh hasil smoothingannya. Wah, emang beneran lurus banget. Untungnya enggak terlalu kaku. Lurusnya kaya rambutnya orang-orang berwajah Oriental haha. Yaudah terus saya disuruh dateng tiga hari kemudian buat di hair mask , dan selama tiga hari ini saya nggak boleh kena air rambutnya. Akhirnya udah tiga hari lewat, saya Hair Mask deh. Di salon yang beda, tapi soalnya harganya lebih murah. Pas hair mask saya ditanya mau pake apa di hair mask nya yaudah saya bilang aja mau pake alpuket. Tapi rasanya rambut saya nggak wangi alpuket deh, tapi tetep enak sih wanginya.

Akhirnya begitulah, poni saya jadi di smoothing. Oh iya, yang tadinya poni saya miring, sekarang saya belah tengah aja , abis wajah saya keliatan bulet banget kalau di belah miring. Soalnya poni saya setelah di smoothing itu lepek dan jatoh banget. Begitulah pengalaman saya di smoothing, setelah sekian bulan mempertimbangkan dan mencari info kesana kemari...

Sabtu, 30 April 2011

gelar bangsawan Eropa

Halo
Jam setengah tiga pagi 
Di Inggris jam berapa ya ?

Ngomong-ngomong Inggris, tadi siang saya nonton full time the Royal Wedding antara Pangeran William dan Miss Kate Middleton. Yap, Kate Middleton cantik banget meskipun menurut saya gaunnya enggak se'wah' yang digembar-gemborkan (soalnya kan sampe dirahasiain segala gitu) tapi mungkin aja itu cerminan puteri Inggris yang sekarang modern gitu ya , jadi gayanya minimalis. Dandanan Kate Middleton juga simpel aja, katanya sih dia dandan sendiri. Sampai rambut-rambutnya juga simpel banget. Saya jadi bingung, apa bedanya dia sama hari-hari biasa aja? Cuma hari ini pakaiannya rada panjang aja terus warnanya putih like an angel. But she's still the beautiful Kate Middleton , kan ? 

Oke, masalah Royal Wedding akan saya bahas di post selanjutnya. Soalnya belum dapet info yang betul-betul menarik nih, disamping Royal Wedding itu sendiri adalah hal yang sangat menarik perhatian dunia. 

Setelah menikah, prince William dan miss Middleton di anugerahi gelar Duke of Cambridge dan Kate dianugerahi gelar Duchess of Cambridge. Nah inilah yang mau saya bahas. Gelar kebangsawanan !

Emperor - Empress

Kalau bahasa Indonesianya, semacam Kaisar lah . Emperor ini dianggap punya kekuasaan yang lebih tinggi daripada Raja ataupun Ratu. Pada awalnya, gelar Emperor atau Empress diberikan untuk pemimpin perang pada zaman Rimawi kuno. Biasanya, seorang Emperor itu memerintah suatu daerah yang memiliki hubungan diplomatik internasional. Misalnya dulu kan kita kenal sama Ottoman Empire (Kekaisaran Ustmani) , Holy Roman Empire, nah itu dikuasai oleh seorang Emperor. Sedangkan istrinya disebut Empress.

Napoleoon Bonaparte, The Emperor of France
 
King - Queen

 Raja atau Ratu adalah orang yang memegang kekuasaan di suatu  monarki, contohnya Inggris. Gelar ini didapatkan dari keturunan Raja-Raja sebelumnya atau bisa juga dengan penggulingan Dinasti gitu. Kekuasaan tertinggi di Inggris dipegang oleh King atau Queen ini. Biasanya gelarnya disingkat HM alias Her Majesty atau His Majesty. Bahasa Indonesianya, yang Mulia

King Henry VIII
Sedangkan untuk Queen sendiri, ada yang disebut dengan Queen Regnant. Queen Regnant ini, contohnya Ratu Elizabeth II , merupakan ratu yang memerintah di suatu monarki. Seorang Queen Regnant ini tidak harus berbagi wilayah kekuasaan dengan suaminya. Suami dari Queen Regnant ini disebut dengan King Consort. Sedangkan istilah Queen Dowager dipergunakan bagi seorang ratu yang telah berstatus janda, yang memerintah suatu monarki. 

Queen Consort merupakan istri seorang Raja yang sedang memerintah. Seperti King Consort, Queen Consort ini juga tidak harus berbagi wilayah kekuasaan dengan suaminya. Namun, pada dasarnya, sebuah monarki yang dipimpin oleh seorang Queen Regnant jarang ada. Contoh King Consort saat ini adalah King Consort Phillip , suami Ratu Elizabeth II. 

Istilah Consort sendiri bisa digunakan oleh para Prince dan Princess. Sebagai contoh, kalau nanti Prince Charles naik tahta jadi Raja, maka predikat istrinya sekarang, Camilla Parker , the Duchess of Cornwall mendapatkan gelar sebagai Queen Consort. Tapi sepertinya gelar ini boleh memilih, karena tersiar kabar bahwa istri pangeran Charles itu nggak mau menerima gelar sebagai Queen Consort melainkan ingin tetap menjadi Princess Consort karena menurutnya gelar Queen Consort itu hanya diberikan kepada HRH Diana, Spencer, Princess of Wales. Contohnya, Marie Aglae, Princess of Liechtenstein.

Queen Regnant Elizabeth II and King Consort Philip, Duke of Edinburg

Viceroy -  Vicereine

Gelar ini, kalau diterjemahkan artinya Raja atau Ratu Muda. Viceroy kalau punya istri, gelar istrinya adalah Vicereine. Viceroy ini merupakan pejabat istana yang diberikan kekuasaan untuk menguasai suatu provinsi, koloni, atau bahkan negara bagian oleh monarki. Intinya, Viceroy atau biasa disebut Viceroyal juga artinya wakilnya Raja.


George Curzon, Viceroy of India
 
Archduke - Archduchess

Archduke ini adalah orang yang memerintah daerah Archducy. Gelar ini hanya dipergunakan di Habsburg atau Habsburg-Lorraine. Artinya mirip-mirip yang mulia lah. Tingkatnya berada dibawah Raja atau Ratu dan diatas Duke. Archduke biasa digunakan di Austria, dan negara-negara seperti Belanda, Luksemburg dan Belgia.

The Archduke Franz Ferdinand

Granduke - Granduchess

Gelar Grand Duke ini biasanya digunakan di negara-negara Eropa Barat, khususnya Jerman. Pada dasarnya, gelar Grand duke ini sama saja dengan gelar pangeran yang diberikan Raja pada anaknya dalam suatu monarki. Daerah yang diperintah oleh Grand Duke ini sendiri dinamakan Grand Ducy. Apabila Grand Duke ini memiliki istri, maka istrinya akan bergelar Grand Duchess.Grand Duke atau Grand Duchess ini juga mendapatkan gelar Royal Highness. Jadi namanya misalnya Her Grand Ducal Highness Princess Alix of Hesse.Nama Grand Duke itu sendiri biasa ditemukan di kekaisaran Rusia.







Grand Duke Henry of Luxembourg
Grand Princes - Grand Princess

Pada abad pertengahan, gelar Grand Princes atau Grand Princess ini digunakan di daerah Slavia dan Baltik, dimana seorang Grand Prince adalah orang yang memerintah suatu konfederasi. Seringkali Grand Prince ini dianggap sebagai Raja. Biasanya, Grand Duke ini adalah gelar yang ditujukan pada anak sulungnya Raja.

Grand Prince Dmitri Donskoi of Moskow

Prince - Princess

Gelar Prince atau Princess ditujukan bagi anak pertamanya Raja atau Ratu. Anak-anaknya para Prince dan Princess ini diberi gelar yang sama, Prince atau Princess.Tapi gelar Pangeran atau Puteri ini bukan hanya bisa diberikan melalui garis keturunan. Gelar Prince atau Princess ini juga bisa diberikan oleh seorang Paus dan Raja-raja di kerajaan sekuler kepada orang-orang yang tidak memiliki garis keturunan kerajaan, namun mereka mengepalai suatu wilayah atau high-rank European families. Seorang Prince ini juga merupakan penguasa pada sebuah daerah yang kekuasaannya tentunya lebih kecil daripada Raja. 

Prince Andrea Casiraghi of Monaco. Isn't he soooooooo adorable?


Duke -  Duchess

Duke merupakan gelar tertinggi dari lima tingkat gelar dalam kebangsawanan Inggris. Jika seorang duke juga merupakan anggota angkatan bersenjata, pendeta atau duta besar, pangkat atau jabatan mereka mendahului gelar kebangsawanannya. Misalnya, "Major-General Duke of ...". Istri dari seorang duke selalu disebut duchess, atau Duchess X ketika diperkenalkan. Contohnya Duke dan Duchess ini ya adalah our new Duke and Duchess, Duke and Duchess of Cambridge

Duke and Duchess of Windsor

Infante - Infanta

Infante atau Infanta adalah gelar yang diberikan kepada anaknya Ratu atau Raja, di kerajaan Spanyol. Infante atau Infanta menunjukkan gelar anaknya Raja atau Ratu yang tidak mewarisi tahta kerajaan. Infante ini juga hanya diberikan kepada keturunan Raja yang berada di dalam garis laki-laki. Misalnya, ketika anak seorang raja menikah, maka istrinya akan mendapatkan gelar sebagai Infanta. Namun kalau anak perempuannya raja yang menikah, suaminya tidak serta merta mendapatkan gelar Infante.


Infanta Elena, Duchess of Lugo

Marquess - Marchioness

Marquess atau Marchioness adalah gelar yang berada dibawah Duke dan diatas Earl. Biasanya, gelar Marquess diberikan kepada anak pertamanya Duke. Sedangkan anak kedua dan ketiganya disebut dengan panggilan Lord atau Lady saja.Perbedaan Marquess dan Earl adalah, seorang Marquess biasanya punya daerah yang dinamakan County , yang terletak di daerah-daerah perbatasan. Makanya, seorang Marquess ditugaskan untuk menjaga dan membentengi kerajaan. Marquess ini juga disebut sebagai Margrave. Seorang Marquess ini bisa memiliki daerah kekuasaan yang lebih luas daripada Lord yang lainnya karena dia bisa melakukan ekspansi. Pada zaman dahulu bahkan seorang Marquess memiliki kekuasaan yang lebih besar daripada seorang Raja.

Marquess of Milford Haven

Earl - Count/Countess

Gelar Earl berada di bawah gelar Marquess. Karena nggak ada Earlness makanya  istri seorang Earl biasa dikenal dengan sebutan Countess. Anak pertamanya  Earl ini sendiri disebut dengan panggilan The Honorable yang dilanjutkan dengan nama depannya kemudian nama keluarganya, dan anak selanjutnya biasa dipanggil dengan Lady, diikuti nama depan kemudian nama keluarganya. Misalnya Lady Diana Spencer. Tanahnya Earl ini sendiri diberi nama Earldoms atau Shire. Earl ini juga merupakan gelar yang diberikan bagi anak sulungnya seorang Duke.

Earl Spencer , adik Lady Diana

Seorang Count sendiri tidak harus merupakan keturunannya Raja. Gelar Count atau Countess pun bisa diberikan kepada seorang tuan tanah yang daerahnya sangat luas. Gelar Count sendiri juga bisa diberikan kepada seseorang yang telah melayani kerajaan, tanpa harus ada nama daerah yang dikuasainya. Daerah penguasaan yang tercantum pada gelar itu contohnya, pangeran William kan gelarnya Duke of Cambridge, berarti dia menguasai wilayah Cambridge. Nah gelar Count ini nggak perlu mencantumkan nama daerahnya segala.
Countess and Count De Lesseps

Viscount - Viscountess

Gelar Viscount dan Viscountess ini berada dibawah gelar Earl. Pada awalnya, gelar Viscount diberikan oleh Raja bukan dari keturunan. Anaknya pertama Viscount ini dipanggil dengan gelar The Honorable juga , dan adik-adiknya dipanggil dengan gelar Lord atau Lady. Tapi terkadang , gelar Viscount ini juga diberikan buat ahli warisnya Earl dan Marquess. Gelar Viscount juga bisa digunakan ketika anaknya Marquess bergelar Earl of Salisbury, maka anaknya si Earl, biar namanya bukan Earl of Salisbury juga (kan ngga mungkin kalau gelarnya sama) maka dikasihlah gelar Viscount itu buat anaknya si Earl.Contohnya Viscount Macmillan of Ovenden.
Jose Paranho, Viscount of Rio Branco

Baron - Baroness

Gelar Baron adalah  gelar yang diberikan bagi orang biasa yang berhasil membebaskan suatu wilayah. Awalnya, Raja William I memperkenalkan istilah Baron bagi orang yang telah berjanji setia kepadanya. Para Baron ini awalnya mendapatkan tanah jajahannya dengan cara-cara militer. Istilah Baron juga digunakan bagi anak sulung dari seorang Viscount. Seorang Baron atau Baroness juga dapat dipanggil dengan My Lord, Your Lordship atau Your Ladyship tapi bukan dengan panggilan My Lady. Suami seorang Baroness tidak memiliki gelar apa-apa, namun kalau mereka punya anak, anak-anak mereka akan menggunakan gelar Honorable. Kalau di Skotlandia, seorang Baron ini dipanggil dengan gelar Coronet.

Sophie Eugenie, Baroness of Gut
Baronet -  Baronettes

Adalah gelar yang diberikan oleh Raja kepada orang biasa , atau biasa disebut commoners seperti pangkat Sir pada Sir Alex Ferguson atau Sir Rowan Atkinson. Baronettes biasa disebut dengan istilah Dame, dan kalau sudah menikah panggilannya jadi Lady. Contoh seorang Baronettes adalah Dame Eleanor Dalyell 10th ,Btts. Apabila orang itu seorang Baron, maka nama nya akn ditambahkan Bt di belakangnya atau Btts bagi Baronettes. Sejenis gelar Sarjana Hukum buat orang, kan dibelakangnya dikasi misalnya Aryana S.H , nah kalo Baron atau Baronettes itu jadi Lady Aryana Ferguson, 10 th Btts.Sir Humprhy Davy, 1st Bt - seorang ahli kimia atau Sir Dennis Thatcher 1st Bt - yang merupakan suami dari Margareth Thatcher - Perdana Menteri wanita di Inggris yang dikenal dengan sebutan wanita besi.

Sir Humphry Davy 1st Baronet


Nobile, Edler, Ritter

Nobile , atau biasa disingkat Nob. setelah nama keluarga, adalah gelar diantara Baron dan Knight. Istilah Nobile ini artinya adalah yang mulia juga. Istilah Nobile ini sebenarnya hampir sama dengan istilah Baron di Inggris. Namun, di Italia, enggak dikenal dengan istilah Nobile ini. Contohnya Nobile adalah 

Edler Von adalah gelar yang dipergunakan di Austria dan Jerman bagi pegawai Sipil atau bagi perwira. Edler Von ini menunjukkan gelar kebangsawanan tanpa tanah kekuasaan. Contohnya, Edler Von Webenau.

Ritter adalah gelar yang hampir sama dengan Baron yang digunakan di Jerman. Seperti Edler, gelar Ritter juga memakai tambahan Von di belakangnya. Arti von sendiri merupakan 'dari'.

Admiral Franz Ritter Von Hipper
Amerling Eduard Edler Von Mosel

Knight - Dame

Knight adalah gelar paling dasar dari suatu sistem aristokrat. Knight juga merupakan orang yang ikut perang pada abad pertangahan. Jadi gelarnya kaya 'pahlawan' gitu lah . Sedangkan Knight yang cewek, disebut juga dengan sebutan Dame. Tapi di abad ke 17 , gelar Dame berubah menjadi Lady. Dan nggak mesti orang yang ikut perang yang dapat gelar ini. Bisa juga artis dan sebagainya

Dame Helen Miren

sumber : en.wikipedia




Sabtu, 23 April 2011

catch and release movie

Selamat malam !
Tadi malem , saya nonton film yang baguuuuus banget. Tepatnya bukan tadi malem sih, tadi pagi dini hari. Saya suka heran, kenapa film-film bagus diputernya harus malam banget padahal binta filmnya bagus-bagus dan kebanyakan bukan film yang sering diputer di jam 7 sampai jam 10 malam. Kemaren saya nonton John Tucker Must Die, filmnya bagus dan lucu. Tapi tadi malam, saya nonton film yang sediiih banget. Judulnya,

Catch and Release.


Tangkap dan Lepaskan, kira-kira begitu deh terjemahan judulnya.

Film ini menceritakan tentang seorang cewek yang bernama Gray Wheeler, yang diperankan oleh Jennifer Garner. Tahu dia kan ? Yang main di film Elektra dan 13 going to 30 itu. Ceritanya, Gray ditinggal meninggal oleh tunangannya pada malam Bachelor Day, sehari sebelum pernikahannya karena kecelakaan perahu. Oleh karena itu, semua persiapan pernikahannya gagal begitu saja. Gaun pengantinnya, kue, bunga-bunganya. Padahal pernikahan itu udah lama dinantikan oleh Gray sejak pacaran sama tunangannya yang bernama Grady itu 6 tahun yang lalu. 

Jennifer Garner
 
Ketika masih dalam suasana berkabung, Gray bertemu dengan teman si Grady waktu kecil yang tinggal di Malibu, LA yang bernama Fritz (Timothy Olyphant) . Jujur sih saya engga begitu suka penampilan si Fritz buat yang pertama kalinya, mungkin karena dia mirip sama Ian Somerhalder dengan wajah lebih 'mupeng' a.k.a muka pengen. Si Fritz ini ketahuan sama Gray waktu habis 'ngegodain' seorang pelayan katering di pemakaman Grady. Mulai dari situlah Gray nggak respek sama Fritz. Gray menganggap bahwa Fritz tidak menghargai kepergian Grady.

Gray kemudian menyewa rumah dan tinggal bareng temen-temen Grady, yaitu Sam (Kevin Smith) dan Dennis(Sam Jaeger). Si Fritz ikutan tinggal disitu juga meskipun Gray merasa masih jengkel sama Fritz.


Setelah kematian Grady, Gray bertemu dengan pengacara Grady yang bernama Ellen untuk ngomongin warisan Grady. Pas dicek ternyata aku Grady di bank berisi uang sebesar satu juta dollar dengan bunga yang besar juga. Tapi disitulah Gray mulai menemukan kejanggalan bahwa Grady ternyata rutin mengirimkan 300 dollar buat rekening yang nggak diketahui. Kejanggalan semakin dirasakan Gray ketika dia kebangun karena ada suara telepon yang berdering. Dia kira itu handphone punya Fritz, ternyata bukan. Handphone itu punya Grady. Di handphone itu tertera 10 pesan yang belum terbaca. Fritz berusaha merebut handphone itu namun nggak berhasil. Gray yang sudah semakin merasa janggal kemudian membuka pesan itu. Ternyata pesannya dari seorang cewek yang mendesak dikirimkan uang oleh Grady, dan kayanya si cewek itu engga tahu kalau Grady udah meninggal. Gray kemudian mencari lokasi si cewek itu berdasarkan kode areanya, ternyata telepon itu berasal dari LA.

Gray akhirnya bertanya pada Fritz tentang cewek di telepon itu karena merasa Fritz tahu sesuatu. Secara kan Fritz tinggal di LA. Betapa kagetnya si Gray waktu mendengar bahwa si cewek itu adalah ibu dari anaknya Grady !

Akhirnya Fritz menceritakan semuanya. Katanya anak itu cuma hasil dari 'ketidaksengajaan' Grady waktu dia di LA. Fritz bilang kalau Grady cuma sekali 'melakukan' hal itu, dan nggak tau kenapa malah jadi anak. Cewek itu sendiri merupakan seorang pemijat seksi di LA. Fritz bilang kalo anaknya itu umurnya sekitar 8 tahunan jadi menurut Fritz, Grady punya anaknya sebelum ketemu Gray. Waktu Gray masih kesel karena masalah ini, ibu Grady datang dan meminta cincin pertunangannya Gray balik. Tentu saja Gray nggak mau dan ninggalin ibu Grady.

Mattie dan Maureen

Kemudian, akhirnya datang juga cewek yang selama ini bikin Gray kecewa sama Grady. Seorang ahli pijet yang bernama Maureen Monette. Maureen dateng bersama anak kecil yang dipanggil Mattie yang superbandel, dan usianya ternyata masih 3 tahun. Gray langsung tahu kalau ternyata Grady dan cewek itu berhubungan setelah mereka pacaran. Gray yang sakit hati kemudian mendatangi si Fritz karena ngerasa di bohongin. Dia nampar Fritz, tapi Fritz yang nggak terima langsung nyium si Gray..
Fritz bilang kalau dia bukannya nggak menghargai Grady waktu acara pemakaman. Fritz cuma lagi ngebayangin ada di tempat lain asal bukan disana...

Dan akhirnya si Fritz ngakuin semuanya deh, kalau ternyata Grady memang berhubungan sama Maureen setelah pacaran sama Gray, dan hubungannya itu nggak cuma sekali. Sakit hati banget ya, jadi Gray. Gray merasa dia adalah orang yang paling tahu tentang Grady tapi ternyata dia sadar kalau dia nggak tahu apa-apa.


Gray sendiri nggak tahu harus melakukan apa sama Maureen dan anaknya, mungkin karena udah terlanjur sebel. Mana anaknya juga bandel. Tapi meskipun si Maureen agak-agak 'nakal' sebetulnya dia perempuan yang baik, karena dia bukan ngedeketin Grady karena dia kaya. Dia minta uang sama Grady cuma karena nggak tahu gimana untuk membiayai Mattie. 

Mattie dan Maureen akhirnya tinggal di rumah Gray untuk sementara, dari situlah Gray dan Maureen mulai mengetahui satu sama yang lain. Gray kemudian ngasih tahu ibu Grady kalau ternyata dia punya cucu. Tapi ibu Grady nggak percaya dan malah menantang anak itu buat uji DNA. 


Belum selesai satu masalah, udah ada konflik lagi. Jadi ceritanya si Gray mulai suka sama Fritz dan mereka diem-diem akrab gitu lah. Dan ternyata, Dennis, temen Grady sekaligus temen serumah Gray sekarang udah suka sama Gray sejak 7 tahun yang lalu. Dennis menyembunyikan perasaannya dan meyakinkan dirinya sendiri kalau Grady adalah cowok yang baik buat Gray. Makanya dia sedikit kesel dengan 'apa' yang Grady lakukan pada Gray. Ketika Denning mengutarakan perasaannya, Gray nolak. Dan hari berikutnya Dennis melihat keakraban Gray dengan Fritz. Dia pun marah sama Gray, dan akhirnya Gray mengucapkan kalo Fritz itu 'kurang dari bukan apa-apa' dan nggak sengaja Fritz denger. Fritz pun memutuskan untuk pergi dari rumah Gray.



Akhirnya hasil tes DNA pun keluar. Hasil tes itu menyatakan bahwa nggak mungkin kalau Mattie itu adalah anak Grady. Apalagi bukti Maureen cuma Mattie lahir setelah 9 bulan mereka berhubungan, padahal Mattie lahir prematur, 3,5 minggu sebelum dia genap 9 bulan. Setelah diinget-inget, akhirnya Maureen mengaku kalau dia pernah berhubungan dengan cowok bernama Rafael dalam waktu itu juga. 

Setelah semuanya terbongkar, Maureen bingung gimana caranya untuk membiayai hidup Mattie tanpa uang dari Grady. Gray terenyuh dan berusaha untuk membantu mereka. Salah satunya dia minta ibu Grady untuk membantu Maureen. Meskipun Mattie bukan anaknya Grady, tapi anggap aja Mattie itu amanah dari Grady sebelum Grady meninggal. Paling tidak Grady menginginkan anak itu sejahtera meskipun akhirnya diketahui kalau Mattie itu bukan anaknya. Gray berniat menjual cincin pertunangan mereka untuk membantu Maureen. Tapi akhirnya ibu Grady mau membantu.

Akhirnya di sebuah peresmian taman kedamaian yang dipersembahkan temen-temen Grady untuk Grady, Maureen dan ibunya Grady bertemu. Ibu Grady memberikan Maureen cek untuk membiayain hidup Mattie karena ibu Grady sendiri secara nggak sengaja udah simpatik sama Mattie.

Sam and Dennis


Besoknya, Gray yang menyadari perasaan sukanya pada Fritz, menyusul Fritz ke Malibu, LA. Diperjalanan, Gray 'menyimpulkan' kisah hidupnya. Dia memang menyesali Grady, tapi kemudian dia inget kalau dulu, sebulan sebelum menikah, Grady pernah berniat memberi tahunya sesuatu. Kemudian Gray bertanya, "Beritanya akan membuat aku lebih bahagia atau kurang bahagia ?" dan Grady bilang "kurang bahagia" kemudian Gray menjawab lagi " jangan beritahu aku , kalau begitu " dan Gray berpikir mungkin sebetulnya bukannya Grady yang tidak mau memberi tahu tentang semua ini, tapi Grady belum sempat memberitahukan semuanya pada Gray. 

Setibanya Gray di Malibu, Tanpa mengucapkan apa-apa, Fritz mengerti maksud kedatangan Gray kesana. Fritz pun bilang "What are you took so long ?"


Entah gimana, meskipun menurut beberapa sumber bacaan di internet film ini nggak begitu bagus tapi menurut saya film ini sarat makna. Paling tidak saya bisa belajar bagaimana manusia cuma bisa merencanakan, tapi keputusan akhirnya adalah Tuhan yang menentukan. Dan ada hal-hal dimana kita merasa tahu segalanya, tapi ternyata kita nggak tahu apa-apa. This film will teach us so many life lesson , about love, friendship, family and humanity. 

sumber : catch and release synopsis , C&R photos &facebook