Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Agustus 2011

skandal kalung berlian Marie Antoinette

Masih tentang Marie Antoinette.

Louis XV, ayah dari Louis XVI , suami Marie Antoinette memiliki seorang gundik yang bernama Madame Du Barry . Ia sangat menyangi sang gundik tersebut sehingga ketika Madame Du Barry meminta sebuah kalung berlian mewah, sang raja langsung menyuruh pembuat perhiasan bernama Boehmer untuk membuatkannya.


Madame Du Barry
Boehmer pergi ke seluruh eropa untuk mengumpulkan 647 berlian yang akan dibuat dalam satu kalung. Namun, ketika kalung selesai , Louis XV meninggal karena cacar air dan Madame Du Barry pergi keluar istana. Boehmer pun bingung pada siapa dia akan menjual kalung tersebut.

kalung dengan 647 berlian. harganya sekitar 100juta US dollar sekarang
Ia menawarkan kalung itu pada Marie Antoinette untuk membelinya sebagai hadiah dari pembaptisan anaknya. Tapi Marie Antoinette menolak karena modelnya yang dianggap norak meskipun harganya mahal. Lagipula Marie Antoinette merasa kalung itu akan menutupi lehernya kalau dipakai.

Kardinal Louis de Rohan
 
Sementara itu , hubungan Marie Antoinette dengan Kardinal de Rohan tidak terlalu baik. Marie Antoinette tidak suka pada De Rohan yang sering menghabiskan uangnya untuk para gundiknya. Namun De Rohan ingin dekat dengan sang ratu, segala cara Ia lakukan tapi tak berhasil sampai Ia bertemu dengan Jeanne de la Motte, seorang perempuan licik yang sedang dalam kesulitan membayar hutang hutangnya karena kesenangamnya berfoya foya. Jeanne de la Motte sesungguhnya adalah bangsawan dari Valois yang suaminya adalah seorang pejabat dalam angkatan darat Perancis. Pada zaman itu , siapapun yang berpakaian pantas dan indah dapat masuk ke istana Versailles. Oleh karena itulah Jeanne de la Motte sering mengunjungi Versailles karena ingin menarik perhatian sang ratu Marie Antoinette. Namun, Marie Antoinette telah dibertahu bagaimana perilaku Jeanne de la Motte , tidak mau bertemu dengannya.


Jeanne de la Motte from Valois
 Jeanne de la Motte pun berkenalan dengan kardinal De Rohan dan mengaku aku sebagai teman sekaligus agen rahasia sang ratu. Kardinal de Rohan tertarik untuk memperbaiki hubungannya dan dekat dengan sang ratu maka Ia pun percaya lalu meminta bantuan Jeanne de la Motte yang mengaku sebagai teman sang ratu ini.

Akhirnya dengan melakukan pemalsuan identitas, Jeanne mengirim surat pada De Rohan dengan mengaku ngaku sebagai Marie Antoinette. Merekapun janjian ketemuan di taman. Jeanne de la Motte menyuruh Nicole Le Guay D'Oliva menyamar sebagai ratu Marie Antoinette malam itu , dan duduk dengan posisi menyamping. De Rohan sangat terkesan dengan pertemuan itu setelah Marie Antoinette palsu memberikannya bunga. De Rohan menganggap itu adalah pernyataan cinta dari sang ratu. 


Nicole Le Guay D'Oliva

Hari setelahnya, Jeanne berpura pura sebagai Marie Antoinette memberika surat yang ditulisnya sendiri yang berisi Ia ingin dibelikan kalung yang dijual oleh pedagang Boehmer. Tanpa pikir panjang De Rohan membeli kalung seharga 7 juta poundsterling itu. (sekarang setara dengan 100 juta US dollar)  Ia menyerahkan kalung itu pada Jeanne dan Jeanne kemudian memereteli 647 berlian di kalung itu lalu di jual di sekitar London. Suaminya, Nicolas de la Motte juga turut andil dalam peristiwa ini.


Nicolas de la Motte , salah satu komandan angkatan darat Perancis

Kardinal de Rohan kemudian menyadari bahwa Marie Antoinette tidak pernah memakai kalung itu. Kardinal de Rohan kemudian menanyakannya pada sang ratu. Sang ratu menganggap ini merupakan penghinaan baginya. Marie Antoinette pun menjadi marah dan menyuruh parlemen Perancis untuk mengusut pernyataan Kardinal de Rohan. Akhirnya Jeanne ditangkap dan punggungnya diberi cap ‘V’ sebagai hukuman atas pencurian dan pencemaran nama baik sang ratu. Namun hal ini menjadi pemicu revolusi juga karena Marie Antoinette dianggap mengkambinghitamkan Jeanne untuk kesukaannya foya foya termasuk membeli barang mewah seperti kalung tersebut. Namun kasus ini tidak pernah terungkap karena dua tahun sebelum Marie Antoinette tewas di penggal, Jeanne de La Motte tewas bunuh diri dengan melompat dari jendela sebuah hotel di Edgware Street London karena tidak mampu membayar tagihan hutang hutangnya. 

Sementara itu , Nicole D'Oliva dipenjara . Pada tahun 1786 Ia bebas kemudian tinggal bersama pengacaranya. Selang beberapa waktu, dia pindah bersama Toussaint de Beausire , orang yang sama-sama ditahan dengannya - namun tidak jelas apakah mereka menikah apa tidak. Nicole D'Oliva meninggal pada usianya yang ke 28 .

Senin, 15 Agustus 2011

Marie Antoinette in history

Marie Antoinette
 
- Marie Antoinette lahir pada tanggal 2 November 1755 di Wina, Austria. Marie merupakan anak kelimabelas dari Kaisar Francis I dari Lorraine, dan Maria Theresa dari Austria,  dinasti Habsburg.
- Marie Antoinette menikah dengan pangeran Louis XVI , putera dari kaisar Perancis, King Louis XVI pada umur 14 tahun dan diangkat menjadi ratu pada usia 20 tahun.

Louis XVI

- Marie Antoinette berwajah cantik dan mudah diterima oleh masyarakat Perancis pada awalnya. Ia tinggal bersama suaminya di istana Versailles.


Marie Antoinette yang baru kehilangan Marie Beatrix, putri terakhirnya
 
- Setelah 8 tahun pernikahannya, Marie Antoinette baru melahirkan anak pertamanya, Marie Therese Charlotte. Kemudian lahirlah anak keduanya Louis Joseph Dauphin (meninggal pada usia 7 tahun karena TBC) dan anak ketiganya , Louis Charles. Anak kempatnya , Marie Sophie Elene Beatrix lahir prematur lalu meninggal. Lukisan di bawah , yang ada gambar keranjang bayi yang kosongnya merupakan visualisasi dari Marie Antoinette yang kehilangan bayinya.


Marie Therese Charlotte
Louis Joseph Dauphin, putera kedua


Louis Charles , Louis XVII
Marie Sophie Elene Beatrix
- Setelah diangkat menjadi Ratu, Marie Antoinette diberi kekuatan politik oleh suaminya sehingga Ia dijuluki Madam hak Veto karena dianggap memperngaruhi Louis XVI untuk menentang keputusan kaus revolusioner. Marie Antoinette juga menempatkan para sahabat-sahabat karibnya dalam posisi strategis dalam kerajaan. Salah satu sahabatnya, Maria Teresa Luisa atau Maria Luisa dari Savoy (dikenal dengan sebutan putri Lamballe)
- Louis XVI membangun istana Versailles yang begitu megah di tanah yang dulunya hutan karena dia senang berburu. Namun, karena disana nggak ada sumber air arsiteknya merancang sistem pengairan yang besar yang mengaliri  istana Versailles tersebut. Sistem pengairan itu dirancang sdemikian rupa sehingga ketika matahari terbenam, saluran air itu akan memantulkannya ke istana dan sang raja pun bersiap tidur . Istana Versailles sendiri terdiri dari komplek istana seluas 800 hektar, total jalan 20 km, 200 ribu pohon, 67 tangga (bukan anak tangga), 700 kamar, dan 2153 jendela. Namun katanya di istana ini kamar mandinya sedikit. Dan saking luasnya, kalau tukang masaknya selesai memasak , masakannya bisa jadi sampe dingin waktu dianter ke ruang makan saking luasnya.
- Di sekitar kawan istana Versailles Marie Antoinette punya sebuah pondok tempat dia main dengan bunga, binatang peliharannya, atau dengan anaknya, Maria Therese Charlotte yang dijuluki juga sebagai Madame Royale.
- Marie Antoinette diduga berselingkuh dengan Hans Axel von Fersen yang kemudian meninggal di Stockholm, Swedia karena terbunuh.

Hans Axel von Fersen

- Marie Antoinette pernah terlibat sebuah skandal kalung berlian yang terkenal. Dalam kasus ini, Marie Antoinette adalah pihak yang dicemarkan namanya oleh seorang wanita licik bernama Jeanne de la Motte, namun rakyat Perancis menganggap bahwa Jeanne de la Motte hanya dijadikan kambing hitam karena ratu Perancis ini suka foya-foya.
Jeanne de la motte
affair of the diamond necklace. that's the necklace


- Setelah suka dianggap foya foya Marie Antoinette membuat lukisan dirinya yang selalu dikelilingi anak kecil untuk menunjukkan sikap keibuannya pada rakyat Perancis
- Rambut Marie Antoinette sudah memutih 7 tahun sebelum kematiannya karena meninggalnya anaknya, yaitu Louis Joseph namun para perias istana bisa menutupi rambut putihnya. Rambutnya terus memutih karena dia stres.
- Kata kata yang membakar kemarahan rakyatnya adalah, ketika Ia berkata " Let them eat cake!" atau dalam bahasa Perancisnya " Qu'ills mangent de brioche!" ketika rakyatnya sedang kelaparan dan tidak sanggup membeli roti. 
- Ketika revolusi Perancis terjadi, Marie Antoinette berusaha mengirim surat pada negara asalnya Austria untuk di selamatkan. Namun usaha itu gagal karena dicegat di jalan suratnya sehingga keduanya kabur keluar Paris. Tujuan kabur mereka adalah ke kota benteng Montmedy karena kesetiaan rakyat dan keamanan mereka lebih pasti disana.
- Saat istana Versailles jatuh ke tangan kaum revolusioner, dengan berani Marie Antoinette keluar dari balkon istananya di depan kaum revolusioner yang mengacung acungkan senjata. Ia berdiri selama sepuluh menit, kemudian Ia membungkuk. Orang-orang yang membencinya , kaum revolusioner pun tidak sadar mengucapkan ” vive la reine” atau ” long live the queen”
- Teman baik Marie Antoinette, Princesse de Lamballe dibunuh oleh kaum revolusioner. Kepalanya dipukul dengan semacam palu hingga tidak sadar, kemudian di perkosa dan disiksa. Kepalanya dipenggal, tubuhnya di mutilasi. Kepalanya ditusukkan ke sebuah tombak dan dibawa ke sebuar barber shop untuk di benahi rambut nya barulah di bawa ke menara tempat Marie Antoinette dan raja Louis XVI ketika mereka berdua sedang bermain backgamon. Marie Antoinette kemudian pingsan.

Princesse de Lamballe

- Di tengah jalan, mereka berhenti untuk makan di sebuah bar di St. Menehoud yang terkenal akan masakan kaki babinya. Saat itu rakyat Perancis tidak begitu tahu wajah raja dan ratunya karena belum ada kamera. Namun pada saat itu, wajah raja dan ratu dicetak di koin pembayaran. Jadi begitu sang penunggu bar ngerasa orang yang bayar dan orang yang ada di koin mirip, maka ditangkaplah mereka.


eksekusi Louis XVI

- Louis XVI akhirnya dieksekusi melalui hukuman guillotine pada Februari 1793.
- Di penjara, terdapat percakapan yang terkenal antara Marie Antoinette dengan sipirnya. Ketika sang ratu hendak dibawa diarak keliling kota sebelum dipenggal. Kira -kira begini :
The priest : This is the moment, Madame. To arm yourself in courage
Antoinette : Courage ? The moment when my troubles are going to end is not the moment when my courage going to fail me
eksekusi Marie Antoinette
- Marie Antoinette diarak keliling kota sebelum Ia dipenggal. Kata kata terakhirnya adalah ” Pardon, monsieur. I do it by accident” ketika menginjak kaki salah satu eksekutornya. Marie Antoinette dieksekui sembilan bulan setelah kematian suaminya.


- Setelah Marie Antoinette meninggal , anaknya , Maria Therese Charlotte dan Louis Charles dipisahkan. Maria Therese dianggap tidak menimbulkan ancaman jadi dia bebas. Sedang Louis Charles, atau bisa dipanggil Louis XVII dipenjara kemudian disiksa oleh sipirnya. Ada yang bilang dia meninggal ada yang bilang dia hilang.

  
makam Louis XVI dan Marie Antoinette
 “I was a Queen, and you took my crown away; a Wife, and you killed my husband; a Mother, and you took my children from me; now all I have is my blood, take it, but do not make me suffer longer.”

Selasa, 03 Mei 2011

Enam istri King Henry VIII

Halo
Setelah selesai nyalin catetan manajemen pemasaran dan statistika, here we go. Time to refresh my brain !
Nggak tahu kenapa, mungkin dampak dari Royal Wedding Fever, saya lagi suka banget sama sejarahnya Inggris. Dari dulu saya suka sejarah banget banget sih, coba kalau ortu saya engga ngelarang, pasti saya udah di jurusan Sejarah sekarang. Tapi apa daya, jurusan Sejarah memang seringkali dipandang sebelah mata sama orang Indonesia, termasuk ayah saya. Padahal menurut saya, sejarah itu bukan 'cuma' sejarah. Sejarah itu menurut saya sesuatu yang besar, yang harus dipelajari supaya orang-orang tahu kebenarannya. Meskipun ada ungkapan sih, kalau sejarah itu selalu ditulis oleh pihak yang menang..

Cukup sudah basa basinya. I want to let my mind out about this person.
Yes, he is...
King Henry VIII

 
King Henry VIII


Sebenarnya dia cuma satu dari sekian banyak Raja yang pernah memerintah Inggris, yang punya banyak cerita yang mirip-mirip sinetron. Tapi kenapa saya milih Raja Henry ke-VIII ini? Mungkin dia nggak setenar Napoleon Bonaparte atau Julius Caesar. Tapi , ya dia punya kisah menarik aja buat diceritain. Yaitu tentang istri-istrinya.

Menurut saya sih, si King Henry VIII ini nggak ganteng-ganteng banget. Apa karena fotonya udah tua ya? Nggak tah deh. Tapi , ya... mungkin karena dia Raja ya, jadi banyak yang mau sama dia. Meskipun dari segi tampang masih cakepan Prince Andrea Casiraghi of Monaco , haha ya iyalah. Lihat aja perbandingannya dibawah ini.

Tapi soal istri, King Henry ini jagonya.

Catherine of Aragon - Catalina de Aragon

Istri pertama King Henry VIII adalah seorang perempuan Spanyol yang bernama Catherine of Aragon, atau dalam bahasa Spanyol. Catalina de Aragon. Pertamanya, Catherine of Aragon ini adalah istrinya kakak Henry yang bernama Arthur. Arthur meninggal, dan kemudian Henry lah yang menikahi janda kakaknya ini. Menurut berita yang tersiar, Henry ini memang bener-bener mencintai sang ratunya. Hal ini terbukti dari king Henry membuatkannya lagu, surat, maupun pernyataan publik dan banyak lagi. Akhirnya Queen Catherine ini melahirkan seorang puteri yang dinamakan Mary (nantinya Mary ini akan menjadi Queen Mary I).Sebenarnya si Queen Catherine of Aragon ini pernah melahirkan seorang anak laki-laki yang dinamakan Henry juga. Tapi baru 52 hari dia hidup, kemudian anaknya ini meninggal. Setelah si King Henry ini jatuh cinta sama istri keduanya, Anne Boleyn, makin menderita aja hidupnya Catherine of Aragon. Pokoknya pernikahannya dianggap tidak sah sama seorang Paus. Padahal jelas-jelas pernikahannya itu sah, atas perminataan Henry VII , ayahnya Henry VIII. Jadi waktu itu Catherine of Aragon cuma sempat hidup enam bulan sama kakaknya Henry yang bernama Arthur itu. Ketika Arthur meninggal, ayah mereka , mungkin karena udah terlanjur suka sama puteri dari King Ferdinand dan Queen Isabella dari Spanyol ini, akhirnya sang Raja nikahin anak keduanya yang dianggep lebih sehat, ya si King Henry VIII ini.


Disamping Catherine of Aragon nggak juga memberikan keturunan laki-laki untuk Henry, akhirnya sang Raja pun terlibat affair dengan keponakannya Duke of Norfolk, yaitu Boleyn Sisters. Mungkin nggak asing ya, buat yang udah pernah nonton The Other Boleyn Girl yang diperanin sama Scarlett Johanson dan Natalie Portman itu.

Jadi pada awalnya, Duke of Norfolk, Thomas Howard, yang merupakan paman dari Mary dan Anne Boleyn ini 'mengajukan' salah satu keponakannya untuk diperistri oleh sang Raja demi meningkatkan martabat keluarga mereka. Ayah Mary dan Anne yang bernama Thomas Boleyn sih iya-iya aja. Pertamanya, yang mau dicomblangin sama King Hnery VIII ini adalah Anne Boleyn, adiknya Mary. Kalo Mary itu kan semacam wanita yang pendiem dan penurut, nah kalo Anne itu kebalikannya. Dia itu agak-agak tomboy gimana gitu lah. Nah, tapi sayangnya takdir berkata lain (asikk). Rencana pencomblangan Anne dan Henry malah gagal karena Henry malah terpesona dengan Mary Boleyn, kakak Anne yang notabene udah punya suami. Si Mary ini akhirnya diminta sama Raja. Kalau ngga salah sih suaminya juga ikut dibawa ke istana. Tapi keluarga Boleyn ngerti lah, maksudnya dibawa ke Istana itu gimana. Jadi si Mary ini mau dijadiin selirnya gitu. Karena yang mintanya Raja, akhirnya diterima tuh penawarannya, Mary Boleyn dibawa ke Istana. Sedangkan si Anne Boleyn ini di'buang' ke Perancis oleh keluarganya. Thomas Boleyn, ayah mereka langsung punya gelar Earl dan si Duke of Norfolk itu gelarnya jadi Viscount. Nah yang mereka nggak tahu, Anne sebetulnya marah sama Mary karena merasa kakaknya telah merebut sang Raja darinya.


Mary Boleyn


Akhirnya Mary pun diboyong ke Istana. Tapi Queen Catherine of Aragon ini masih ada di Istana juga ya. Sampai akhirnya Mary Boleyn hamil, sayangnya kandungannya lemah. Jadi Mary Boleyn ini semacam 'dipingit' lah. Pemingitan Mary bikin Duke of Norfolk ketar-ketir, soalnya dia tahu kalau Raja itu nggak tahan kalau nggak main perempuan. Akhirnya dipanggil lagi deh tuh si Anne Boleyn dari Perancis buat 'menghibur' sang Raja. Sementara si kakaknya, Mary Boleyn lagi sakit, eh si King Henry VIII ini malah beneran suka sama Anne. Anne sendiri udah nggak sepolos dulu. Anne yang sekarang jauh lebih pintar dan licik. Dia akhirnya berhasil bikin si king Henry ini penasaran sama dia. Henry kemudian menghadiahi Anne Boleyn perhiasan, tapi kemudian sama Anne dibalikin lagi perhiasannya. She really made the King got him on his knees - kaya lagunya the click five. Sang Raja juga sering mengiriminya surat cinta, tercatat ada 17 surat cinta dari King Henry buat Anne Boleyn yang sampai sekarang masih tersimpan di museum Venezia. Pokoknya si Anne Boleyn ini nggak mau cuma dijadikan selirnya sama Raja. Kan Raja cuma boleh punya satu istri dan istri sahnya sang Raja saat itu masih Catherine of Aragon. Akhirnya Anne Boleyn ini hamil. Henry dan Anne kemudian nikah secara diam-diam. Nah, mengenai Queen Catherine of Aragon, Henry dengan enaknya menganggap pernikahannya dengan Catherine of Aragon itu nggak sah.

Catherine of Aragon akhirnya di'buang' dari istana. Ia dipisahkan dari anaknya, pada akhir hayatnya, Catherine of Aragon tinggal di sebuah menara atau semacam istana yang nggak keurus gitu, terus pelayannya juga sedikit. Meskipun begitu, Catherine of Aragon ini nggak pernah mengeluh dengan keadaannya. Akhirnya di menara itu, Catherine of Aragon pun meninggal.Meninggalnya Catherina of Aragon ini pun nggak sebagai Queen Consort of Wales, tapi sebagai Princess Dowager - Puteri Janda karena dianggap pernikahannya dengan Henry VIII dianulir. 


Anne Boleyn


Sementara itu di istana, persiapan kelahiran Anne Boleyn pun dipersiapkan. Saat itu Anne Boleyn telah diangkat menjadi Queen Consort of England. Sebelum kelahirannya,  mereka udah milih-milih nama. Kemungkinan mereka bakal ngasih nama prince Arthur atau prince Henry pada anaknya si Anne Boleyn itu. Waktu lahir.... jeng jeng jeng.... ternyata anaknya perempuan ! Anaknya itu dikasih nama Elizabeth I. Anne kemudian hamil lagi dua kali tapi dua duanya keguguran. Akhirnya si King Henry VIII itu bosen , dan mulai terpikat sama cewek lain. Jane Seymour.

Nah, sementara itu si Anne Boleyn ini nggak kehilangan akal. Tadinya, supaya dapet anak laki-laki dia mau berhubungan sama George Boleyn yang nggak lain adalah adiknya sendiri. Tapi hubungan itu nggak jadi soalnya George nya nggak mau. Tapi sayangnya, ada orang yang melihat kejadian ini kemudian melaporkannya sama Raja. Orang itu adalah Jane Seymour. Nah, akhirnya mereka berdua pun di hukum pancung.

Jane Seymour

Muncullah tokoh baru bernama Jane Seymour ini. Jane Seymour adalah pelayan Catherine of Aragon dan Anne Boleyn. Sampai akhirnya suatu hari raja menginap di rumah keluarga Seymour dan mungkin untuk pertama kalinya lah sang Raja terpesona sama Jane Seymour ini. Waktu itu dia masih sama Anne Boleyn. Jane Seymour adalah seorang gadis yang tenang dan lembut, mungkin inilah yang bikin sang Raja jatuh cinta. Jane juga kelihatannya 'polos' tentang politik kerajaan. Akhirnya, dalam 24 jam setelah Anne Boleyn dipenggal, sang Raja menikah dengan Jane Seymour ini. Tapi Raja nggak serta merta memberikan gelar Queen Consort buat Jane Seymour ini. Mungkin karena pengalaman sebelumnya, Henry VIII mengangkat Ratu-ratu yang nggak bisa melahirkan anak laki-laki. Jadi dia pengen Jane Seymour ini bisa enggak menghasilkan anak alki-laki untuknya.

Akhirnya Jane Seymour pun mengandung. Ketika lahir, ternyata anaknya laki-laki. Anaknya langsung diberi nama Edward VI. Nah, ketika lahir, Mary, anaknya Catherine of Aragon menjadi ibu baptisnya begitu juga dengan Elizabeth I, anaknya Anne Boleyn. Sayangnya, setelah dua minggu kelahiran anak laki-lakinya, Jane Seymour pun meninggal setelah sempat menghadiri upacara pembaptisan anaknya dengan kondisi tubuhnya yang lemah. Konon, Jane Seymour ini merupakan istri favoritnya King Henry VIII jadi Raja pun dikubur disebelah Jane Seymour ketika meninggal.

Dua tahun lamanya, King Henry VIII masih dalam suasana berduka setelah kematian Jane Seymour. Tapi setelah dua tahun, rupanya sang raja nggak tahan menjomblo. Ia pun mengirimkan pasukannya untuk mencari kandidat yang tepat buat istri barunya ke seluruh dataran Eropa. Dia juga mengirimkan pelukis untuk melukiskan wajah wajah calon kadidat istrinya ini. Nama pelukisnya itu Hans Holbein

Waktu Hans Holbein ini berkelana, dia menemukan kakak beradik Cleves. Amelia dan Anne of Cleves. Nah, Holbein ini menganggap kalo keluarga Cleves adalah sekutu potensial buat ... apa ya namanya ? bersekutu untuk revolusi gereja gitu lah. Kalau enggak salah si Holbein ini bekerja sama dengan Thomas Cromwell.  Tapi di sumber lain juga mengatakan bahwa , gosipnya, Anne of Cleves itu cantiknya seperti matahari keemasan semacam itulah. Terus pas Holbein ini mau lihat wajahnya tuh selalu dipersulit gitu lah sampai akhirnya Holbein melukis seadanya. Akhirnya sang Raja pun tertarik sama 'lukisan' gadis cantik itu. King Henry pun menandatangani persetujuan pernikahan mereka.

Anne of Cleves - the Flander's Mare
 
Akhirnya ketemu lah tuh King Henry VIII sama Anne of Cleves. Dan ternyata, pas raja ketemu sama Anne of Cleves, wajahnya buruk rupa. Belum sampai situ kekecewaan sang Raja, ternyata Anne of Cleves itu sama sekali nggak tahu tradisi yang ada di kerajaan Inggris. Waktu pertama kali Raja melihat Anne of Cleves, Anne of Cleves itu sedang memandang keluar jendela. Pas rajanya dateng, dia cuma nengok sebentar terus memandang keluar jendela lagi alias nyuekin sang raja. Pengetahuan Anne of Cleves tentang Inggris rupanya buruk banget. Anne juga tidak begitu fasih berbahasa Inggris. Komunikasi mereka berdua dibantu oleh seorang translator. Terlebih lagi Raja pun terpikat oleh Kathryn Howard yang masih muda. Akhirnya cuma bertahan 6 bulan, mereka pun bercerai.

Anne of Cleves ini kemudian diberikan gelar sebagai King's Sister untuk penghormatan. Dibalik itu sendiri, king Henry VIII menjulukinya the Flanders Mare yang artinya ratu yang berwajah seperti kuda. Tapi belakangan diketahui bahwa frasa the Flanders Mare itu bukanlah julukan dari King Henry VIII melainkan dari seorang ahli sejarah bernama Bishop Gilbert Burnett. Anne sendiri cukup pintar untuk nggak 'berpolitik' seperti pendahulunya, Anne Boleyn. Jadi dia iya iya aja begitu dikasih Haver Castle, yang dulunya merupakan rumahnya Anne Boleyn. Tapi kemudian si Anne of Cleves ini jadi teman baiknya raja dan anak-anaknya.

Kathryn Howard
 
Kathryn Howard, istri kelima King Henry VIII keponakannya Thomas Howard, Duke of Norfolk. Merasa Deja Vu sama nama ini ? Yap, Thomas Howard alias Duke of Norfolk ini adalah pamannya Mary dan Anne Boleyn yang dulu pernah ada affair sama Raja. Ternyata Duke of Norfolk ini belum puas juga mengajukan keponakannya untuk naik derajat, sekarang giliran keponakannya yang lain. , Kathryn Howard. Lagi-lagi si pamannya si Kathryn Howard ini, Thomas Howard, menganggap bahwa kegagalan pernikahan Raja  yang sebelumnya, sama Anne of Cleves itu salah satu alesan buat mendiskreditkan pesaingnya, yaitu si Thomas Cromwell. Akhirnya sang Raja pun menikah 16 hari setelah perceraiannya dengan Anne of Cleves. 

Waktu itu King Henry VIII udah berumur 49 tahun sedangkan Kathryn umurnya baru 19 tahun. Raja terpikat banget sama semangat anak mudanya Kathryn ini. Bahkan Raja sendiri yang memberikan julukan 'A Rose without thorn' alias Mawar tanpa duri dan 'very jewel of womanhood' saking si Kathryn ini bisa membangkitkan semangat hidup sang Raja lagi.

Tapi Kathryn tetaplah cewek biasa. Karena umurnya masih muda, dia pun mencari seseorang yang tampan yang seusia dengannya. Maklum, Kathryn kan kayanya lebih cocok jadi anaknya King Henry VIII ketimbang istrinya. Tapi meskipun si Kathryn ini cuma flirting flirting doang, tetap aja hal ini membahayakan posisinya sebagai seorang Ratu. Dua tahun setelah pernikahannya, akhirnya seorang Archbishop Craner punya bukti untuk melaporkan sang Ratu pada Raja. Awalnya King Henry VIII nggak percaya. Tapi nggak tahu gimana akhirnya king Henry ini malah percaya sama orang-orang. Akhrnya Kathryn Howard dibunuh dengan tuduhan perselingkuhan dengan Thomas Culpepper. 

Waktu Archbishop Craner mengadu sama King Henry VIII tentang peselingkuhan Kathryn Howard, pamannya yang tak lain dan tak bukan adalah Thomas Howard, Duke of Norfolk malah berbalik mengkhianatinya. Tadinya kan si Kathryn ini diagung-agungkan sama si Duke of Norfolk. Tapi waktu Archbishop Craner mengadu, si Duke of Norfolk ini malah manas-manasin, "Bakar saja dia!" semacam kaya gitu. Akhirnya jadilah Kathryn Howard dipenggal depan majelis kerajaan. Sebelum meninggal. kabarnya Kathryn sempat bilang " I die a queen, but would rather die a wife of culpepper" 


Katherine Parr

Istri terakhir sang Raja adalah Katherine Parr. Dia sudah pernah menikah dua kali sebelum jadi istri Henry ini. Yang pertama pernikahannya dengan Lord Borough, Edward. Pernikahan keduanya adalah dengan John Neville, Lord Latimer. Tapi kedua suaminya itu udah meninggal waktu raja mempersuntingnya.

Ketika Raja melamarnya, sebenarnya Katherine Parr ini lagi dekat sama Thomas Seymour. Nah, nama Seymour diungkit lagi disini. Thomas Seymour ini adalah kakak nya Jane Seymour, istri Henry sebelumnya yang meninggal setelah melahirkan Edward. Tapi karena dia merasa 'berkewajiban' untuk memenuhi keinginan Raja, akhirnya diterima lah sang Raja dan akhirnya merekapun menikah.

Mereka hidup adem ayem tuh sampai akhirnya King Henry VIII menutup mata. Setelah King Henry meninggal, akhirnya Katherine Parr pun menikah dengan Thomas Seymour, laki-laki pilihannya waktu itu.

Menarik banget ya sejarahnya ? Sayangnya namanya itu itu aja. Kalau enggak Katherine, Henry, Edward, Thomas, Elizabeth, Mary dan Anne. Bahkan nama David atau Peter enggak ada disini. Begitulah cerita tentang istri-istri King Henry VIII.


Sabtu, 30 April 2011

gelar bangsawan Eropa

Halo
Jam setengah tiga pagi 
Di Inggris jam berapa ya ?

Ngomong-ngomong Inggris, tadi siang saya nonton full time the Royal Wedding antara Pangeran William dan Miss Kate Middleton. Yap, Kate Middleton cantik banget meskipun menurut saya gaunnya enggak se'wah' yang digembar-gemborkan (soalnya kan sampe dirahasiain segala gitu) tapi mungkin aja itu cerminan puteri Inggris yang sekarang modern gitu ya , jadi gayanya minimalis. Dandanan Kate Middleton juga simpel aja, katanya sih dia dandan sendiri. Sampai rambut-rambutnya juga simpel banget. Saya jadi bingung, apa bedanya dia sama hari-hari biasa aja? Cuma hari ini pakaiannya rada panjang aja terus warnanya putih like an angel. But she's still the beautiful Kate Middleton , kan ? 

Oke, masalah Royal Wedding akan saya bahas di post selanjutnya. Soalnya belum dapet info yang betul-betul menarik nih, disamping Royal Wedding itu sendiri adalah hal yang sangat menarik perhatian dunia. 

Setelah menikah, prince William dan miss Middleton di anugerahi gelar Duke of Cambridge dan Kate dianugerahi gelar Duchess of Cambridge. Nah inilah yang mau saya bahas. Gelar kebangsawanan !

Emperor - Empress

Kalau bahasa Indonesianya, semacam Kaisar lah . Emperor ini dianggap punya kekuasaan yang lebih tinggi daripada Raja ataupun Ratu. Pada awalnya, gelar Emperor atau Empress diberikan untuk pemimpin perang pada zaman Rimawi kuno. Biasanya, seorang Emperor itu memerintah suatu daerah yang memiliki hubungan diplomatik internasional. Misalnya dulu kan kita kenal sama Ottoman Empire (Kekaisaran Ustmani) , Holy Roman Empire, nah itu dikuasai oleh seorang Emperor. Sedangkan istrinya disebut Empress.

Napoleoon Bonaparte, The Emperor of France
 
King - Queen

 Raja atau Ratu adalah orang yang memegang kekuasaan di suatu  monarki, contohnya Inggris. Gelar ini didapatkan dari keturunan Raja-Raja sebelumnya atau bisa juga dengan penggulingan Dinasti gitu. Kekuasaan tertinggi di Inggris dipegang oleh King atau Queen ini. Biasanya gelarnya disingkat HM alias Her Majesty atau His Majesty. Bahasa Indonesianya, yang Mulia

King Henry VIII
Sedangkan untuk Queen sendiri, ada yang disebut dengan Queen Regnant. Queen Regnant ini, contohnya Ratu Elizabeth II , merupakan ratu yang memerintah di suatu monarki. Seorang Queen Regnant ini tidak harus berbagi wilayah kekuasaan dengan suaminya. Suami dari Queen Regnant ini disebut dengan King Consort. Sedangkan istilah Queen Dowager dipergunakan bagi seorang ratu yang telah berstatus janda, yang memerintah suatu monarki. 

Queen Consort merupakan istri seorang Raja yang sedang memerintah. Seperti King Consort, Queen Consort ini juga tidak harus berbagi wilayah kekuasaan dengan suaminya. Namun, pada dasarnya, sebuah monarki yang dipimpin oleh seorang Queen Regnant jarang ada. Contoh King Consort saat ini adalah King Consort Phillip , suami Ratu Elizabeth II. 

Istilah Consort sendiri bisa digunakan oleh para Prince dan Princess. Sebagai contoh, kalau nanti Prince Charles naik tahta jadi Raja, maka predikat istrinya sekarang, Camilla Parker , the Duchess of Cornwall mendapatkan gelar sebagai Queen Consort. Tapi sepertinya gelar ini boleh memilih, karena tersiar kabar bahwa istri pangeran Charles itu nggak mau menerima gelar sebagai Queen Consort melainkan ingin tetap menjadi Princess Consort karena menurutnya gelar Queen Consort itu hanya diberikan kepada HRH Diana, Spencer, Princess of Wales. Contohnya, Marie Aglae, Princess of Liechtenstein.

Queen Regnant Elizabeth II and King Consort Philip, Duke of Edinburg

Viceroy -  Vicereine

Gelar ini, kalau diterjemahkan artinya Raja atau Ratu Muda. Viceroy kalau punya istri, gelar istrinya adalah Vicereine. Viceroy ini merupakan pejabat istana yang diberikan kekuasaan untuk menguasai suatu provinsi, koloni, atau bahkan negara bagian oleh monarki. Intinya, Viceroy atau biasa disebut Viceroyal juga artinya wakilnya Raja.


George Curzon, Viceroy of India
 
Archduke - Archduchess

Archduke ini adalah orang yang memerintah daerah Archducy. Gelar ini hanya dipergunakan di Habsburg atau Habsburg-Lorraine. Artinya mirip-mirip yang mulia lah. Tingkatnya berada dibawah Raja atau Ratu dan diatas Duke. Archduke biasa digunakan di Austria, dan negara-negara seperti Belanda, Luksemburg dan Belgia.

The Archduke Franz Ferdinand

Granduke - Granduchess

Gelar Grand Duke ini biasanya digunakan di negara-negara Eropa Barat, khususnya Jerman. Pada dasarnya, gelar Grand duke ini sama saja dengan gelar pangeran yang diberikan Raja pada anaknya dalam suatu monarki. Daerah yang diperintah oleh Grand Duke ini sendiri dinamakan Grand Ducy. Apabila Grand Duke ini memiliki istri, maka istrinya akan bergelar Grand Duchess.Grand Duke atau Grand Duchess ini juga mendapatkan gelar Royal Highness. Jadi namanya misalnya Her Grand Ducal Highness Princess Alix of Hesse.Nama Grand Duke itu sendiri biasa ditemukan di kekaisaran Rusia.







Grand Duke Henry of Luxembourg
Grand Princes - Grand Princess

Pada abad pertengahan, gelar Grand Princes atau Grand Princess ini digunakan di daerah Slavia dan Baltik, dimana seorang Grand Prince adalah orang yang memerintah suatu konfederasi. Seringkali Grand Prince ini dianggap sebagai Raja. Biasanya, Grand Duke ini adalah gelar yang ditujukan pada anak sulungnya Raja.

Grand Prince Dmitri Donskoi of Moskow

Prince - Princess

Gelar Prince atau Princess ditujukan bagi anak pertamanya Raja atau Ratu. Anak-anaknya para Prince dan Princess ini diberi gelar yang sama, Prince atau Princess.Tapi gelar Pangeran atau Puteri ini bukan hanya bisa diberikan melalui garis keturunan. Gelar Prince atau Princess ini juga bisa diberikan oleh seorang Paus dan Raja-raja di kerajaan sekuler kepada orang-orang yang tidak memiliki garis keturunan kerajaan, namun mereka mengepalai suatu wilayah atau high-rank European families. Seorang Prince ini juga merupakan penguasa pada sebuah daerah yang kekuasaannya tentunya lebih kecil daripada Raja. 

Prince Andrea Casiraghi of Monaco. Isn't he soooooooo adorable?


Duke -  Duchess

Duke merupakan gelar tertinggi dari lima tingkat gelar dalam kebangsawanan Inggris. Jika seorang duke juga merupakan anggota angkatan bersenjata, pendeta atau duta besar, pangkat atau jabatan mereka mendahului gelar kebangsawanannya. Misalnya, "Major-General Duke of ...". Istri dari seorang duke selalu disebut duchess, atau Duchess X ketika diperkenalkan. Contohnya Duke dan Duchess ini ya adalah our new Duke and Duchess, Duke and Duchess of Cambridge

Duke and Duchess of Windsor

Infante - Infanta

Infante atau Infanta adalah gelar yang diberikan kepada anaknya Ratu atau Raja, di kerajaan Spanyol. Infante atau Infanta menunjukkan gelar anaknya Raja atau Ratu yang tidak mewarisi tahta kerajaan. Infante ini juga hanya diberikan kepada keturunan Raja yang berada di dalam garis laki-laki. Misalnya, ketika anak seorang raja menikah, maka istrinya akan mendapatkan gelar sebagai Infanta. Namun kalau anak perempuannya raja yang menikah, suaminya tidak serta merta mendapatkan gelar Infante.


Infanta Elena, Duchess of Lugo

Marquess - Marchioness

Marquess atau Marchioness adalah gelar yang berada dibawah Duke dan diatas Earl. Biasanya, gelar Marquess diberikan kepada anak pertamanya Duke. Sedangkan anak kedua dan ketiganya disebut dengan panggilan Lord atau Lady saja.Perbedaan Marquess dan Earl adalah, seorang Marquess biasanya punya daerah yang dinamakan County , yang terletak di daerah-daerah perbatasan. Makanya, seorang Marquess ditugaskan untuk menjaga dan membentengi kerajaan. Marquess ini juga disebut sebagai Margrave. Seorang Marquess ini bisa memiliki daerah kekuasaan yang lebih luas daripada Lord yang lainnya karena dia bisa melakukan ekspansi. Pada zaman dahulu bahkan seorang Marquess memiliki kekuasaan yang lebih besar daripada seorang Raja.

Marquess of Milford Haven

Earl - Count/Countess

Gelar Earl berada di bawah gelar Marquess. Karena nggak ada Earlness makanya  istri seorang Earl biasa dikenal dengan sebutan Countess. Anak pertamanya  Earl ini sendiri disebut dengan panggilan The Honorable yang dilanjutkan dengan nama depannya kemudian nama keluarganya, dan anak selanjutnya biasa dipanggil dengan Lady, diikuti nama depan kemudian nama keluarganya. Misalnya Lady Diana Spencer. Tanahnya Earl ini sendiri diberi nama Earldoms atau Shire. Earl ini juga merupakan gelar yang diberikan bagi anak sulungnya seorang Duke.

Earl Spencer , adik Lady Diana

Seorang Count sendiri tidak harus merupakan keturunannya Raja. Gelar Count atau Countess pun bisa diberikan kepada seorang tuan tanah yang daerahnya sangat luas. Gelar Count sendiri juga bisa diberikan kepada seseorang yang telah melayani kerajaan, tanpa harus ada nama daerah yang dikuasainya. Daerah penguasaan yang tercantum pada gelar itu contohnya, pangeran William kan gelarnya Duke of Cambridge, berarti dia menguasai wilayah Cambridge. Nah gelar Count ini nggak perlu mencantumkan nama daerahnya segala.
Countess and Count De Lesseps

Viscount - Viscountess

Gelar Viscount dan Viscountess ini berada dibawah gelar Earl. Pada awalnya, gelar Viscount diberikan oleh Raja bukan dari keturunan. Anaknya pertama Viscount ini dipanggil dengan gelar The Honorable juga , dan adik-adiknya dipanggil dengan gelar Lord atau Lady. Tapi terkadang , gelar Viscount ini juga diberikan buat ahli warisnya Earl dan Marquess. Gelar Viscount juga bisa digunakan ketika anaknya Marquess bergelar Earl of Salisbury, maka anaknya si Earl, biar namanya bukan Earl of Salisbury juga (kan ngga mungkin kalau gelarnya sama) maka dikasihlah gelar Viscount itu buat anaknya si Earl.Contohnya Viscount Macmillan of Ovenden.
Jose Paranho, Viscount of Rio Branco

Baron - Baroness

Gelar Baron adalah  gelar yang diberikan bagi orang biasa yang berhasil membebaskan suatu wilayah. Awalnya, Raja William I memperkenalkan istilah Baron bagi orang yang telah berjanji setia kepadanya. Para Baron ini awalnya mendapatkan tanah jajahannya dengan cara-cara militer. Istilah Baron juga digunakan bagi anak sulung dari seorang Viscount. Seorang Baron atau Baroness juga dapat dipanggil dengan My Lord, Your Lordship atau Your Ladyship tapi bukan dengan panggilan My Lady. Suami seorang Baroness tidak memiliki gelar apa-apa, namun kalau mereka punya anak, anak-anak mereka akan menggunakan gelar Honorable. Kalau di Skotlandia, seorang Baron ini dipanggil dengan gelar Coronet.

Sophie Eugenie, Baroness of Gut
Baronet -  Baronettes

Adalah gelar yang diberikan oleh Raja kepada orang biasa , atau biasa disebut commoners seperti pangkat Sir pada Sir Alex Ferguson atau Sir Rowan Atkinson. Baronettes biasa disebut dengan istilah Dame, dan kalau sudah menikah panggilannya jadi Lady. Contoh seorang Baronettes adalah Dame Eleanor Dalyell 10th ,Btts. Apabila orang itu seorang Baron, maka nama nya akn ditambahkan Bt di belakangnya atau Btts bagi Baronettes. Sejenis gelar Sarjana Hukum buat orang, kan dibelakangnya dikasi misalnya Aryana S.H , nah kalo Baron atau Baronettes itu jadi Lady Aryana Ferguson, 10 th Btts.Sir Humprhy Davy, 1st Bt - seorang ahli kimia atau Sir Dennis Thatcher 1st Bt - yang merupakan suami dari Margareth Thatcher - Perdana Menteri wanita di Inggris yang dikenal dengan sebutan wanita besi.

Sir Humphry Davy 1st Baronet


Nobile, Edler, Ritter

Nobile , atau biasa disingkat Nob. setelah nama keluarga, adalah gelar diantara Baron dan Knight. Istilah Nobile ini artinya adalah yang mulia juga. Istilah Nobile ini sebenarnya hampir sama dengan istilah Baron di Inggris. Namun, di Italia, enggak dikenal dengan istilah Nobile ini. Contohnya Nobile adalah 

Edler Von adalah gelar yang dipergunakan di Austria dan Jerman bagi pegawai Sipil atau bagi perwira. Edler Von ini menunjukkan gelar kebangsawanan tanpa tanah kekuasaan. Contohnya, Edler Von Webenau.

Ritter adalah gelar yang hampir sama dengan Baron yang digunakan di Jerman. Seperti Edler, gelar Ritter juga memakai tambahan Von di belakangnya. Arti von sendiri merupakan 'dari'.

Admiral Franz Ritter Von Hipper
Amerling Eduard Edler Von Mosel

Knight - Dame

Knight adalah gelar paling dasar dari suatu sistem aristokrat. Knight juga merupakan orang yang ikut perang pada abad pertangahan. Jadi gelarnya kaya 'pahlawan' gitu lah . Sedangkan Knight yang cewek, disebut juga dengan sebutan Dame. Tapi di abad ke 17 , gelar Dame berubah menjadi Lady. Dan nggak mesti orang yang ikut perang yang dapat gelar ini. Bisa juga artis dan sebagainya

Dame Helen Miren

sumber : en.wikipedia